Ekspor Sawit Turun 5 Persen

Jumat, 01 Juni 2018 – 02:06 WIB
Ilustrasi kelapa sawit. Foto: Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Volume ekspor minyak sawit total termasuk biodiesel, oleofood dan oleochemical pada April 2018 turun lima persen menjadi 2,53 juta ton dibandingkan bulan sebelumnya.

Secara year on year (yoy), total ekspor dari Januari hingga April 2018 mencapai 10,24 juta ton.

BACA JUGA: Indonesia dan Malaysia Sinergi Ekspor CPO ke Tiongkok

Angka itu menunjukkan adanya penurunan sebesar empat persen dibandingkan periode 2017 yang sebanyak 10,70 juta.

Total perolehan devisa ekspor sepanjang empat bulan terakhir pada 2018 tercatat USD 7,04 milia.

BACA JUGA: DL Sitorus Meninggal di Pesawat, Begini Kronologisnya

Jumlah itu turun sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yng sebesar USD 8,06 miliar.

"Kenaikan ekspor sawit sepanjang Ramadan ini hanya terjadi di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim, yaitu Bangladesh, negara Timur Tengah dan Pakistan," kata Direktur Eksekutif Gapki Danang Girindrawardana, Kamis (30/5).

BACA JUGA: Diintai Polisi saat Lakukan Perbuatan Terlarang, Bukannya Kabur Malah Lanjut

Sementara itu, ekspor ke negara-negara Barat mengalami penurunan.

Negara-negara tujuan utama pada April 2018 ini pada umumnya mengalami penurunan impor minyak sawit dari Indonesia, khususnya Tiongkok, India, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Sepanjang 2018, Tiongkok membukukan penurunan impor minyak sawit sebesar 38 persen.

Yakni, dari 379,98 ribu ton pada Maret menjadi 234,42 ribu ton pada April. (nas/jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suku Anak Dalam, Sejarah Persekawinan Trah Singosari dan Pagaruyung


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler