Elektabilitas Ganjar Paling Moncer dalam Survei Calon Presiden, Pengamat Bilang Begini

Senin, 16 Agustus 2021 – 18:03 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ilustrasi Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Bursa calon presiden (Capres) 2024 sudah mulai ramai di perbincangan.

Charta Politika beberapa hari lalu merilis hasil survei elektabilitas kandidat yang digadang-gadang akan meramaikan kontestasi orang nomor satu di Indonesia. 

BACA JUGA: Kantor Pos Dipenuhi Polisi Berseragam Preman, Pengendara Aerox Datang, Brak.., Heboh!

Dua nama kepala daerah berada di tiga teratas bursa calon presiden.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi teratas dengan elektabilitas 20,6 persen dan diikuti Anies di posisi kedua dengan 17,8 persen, Prabowo Subianto berada di posisi ketiga, sedikit di bawah Anies dengan 17,5 persen. 

BACA JUGA: Ada Kampus UMKM di Jateng, Pak Ganjar Semringah

Sementara itu, posisi Puan Maharani calon lain yang kemungkinan diusung PDI Perjuangan berada di bawah Ganjar dengan elektabilitas 1,4 persen menduduki peringkat ke-9. 

"Kluster yang menjadi sorotan untuk tokoh capres saat ini bukan lagi dari Ketua Umum Partai melainkan dari sosok kepala daerah, Ganjar dan Anies paling banyak mendapat simpati saat ini, " kata Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta Ujang Komarudin di Jakarta, Senin (16/8) 

BACA JUGA: Mata Para Covid Rangers Berkaca-Kaca Mendengar Ucapan Pak Ganjar..

Dia menyebutkan keduanya memiliki background yang kurang lebih sama dan dianggap bisa mewakili masyarakat saat ini dan memperoleh hasil survei yang baik. 

"Dua-duanya sama-sama aktifis, sama-sama dari UGM, dan punya program serta output yang kongkrit dibandingkan nama-nama kandidat lainnya dalam hasil survei elektabilitas," jelas dia.

Pria  yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu menegaskan keduanya belum resmi dipilih oleh partai politik terutama Ganjar dari PDI Perjuangan. 

Namun, partai berlambang banteng moncong putih itu belum resmi menunjuk Ganjar, sementara Anies tidak memiliki kendaraan politik. 

Ujang menjelaskan perjalanan menuju Pilpres 2024 sudah akan dimulai pada 2022. 

Dia juga menyebutkan saat ini partai politik sudah mulai bergerak untuk mencari kandidat terbaik yang akan diusung sejak 20 bulan sebelum tanggal pemilihan. 

Dia juga memprediksi politik Indonesia menuju Pilpres 2024 akan berlansung cepat dan dinamis, lantaran incumben tidak bisa berpartisipasi kembali. 

"Apalagi beberapa waktu terakhir partai politik sudah mulai bergerak memperkenalkan sosok pimpinan partai mereka masing-masing," ungkap Ujang Komarudin.(mcr8/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekspor Pertanian Tetap Tumbuh, Ganjar dan Para Kepala Daerah Optimistis Ekonomi Nasional Segera Pulih


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler