Empat Bule Tewas di Ciater

Sabtu, 08 Oktober 2011 – 00:08 WIB

SUBANG - Empat Warga Negara Asing (WNA) tewas dan penumpang lainnya mengalami luka-luka akibat mini bus yang mereka tumpangi terguling di tanjakan Emen, perbatasan Subang-Bandung, Desa Ciater Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, Jumat (7/10)Peristiwa terjadi akibat mini bus Rahayu Sentosa nomor polisi B 7917 ID tiba-tiba mengalami rem blong sehingga saat tiba di turunan tajam, sopir tak bisa mengendalikannya mobil

BACA JUGA: Remaja Produktif di Perbatasan Pilih Kerja di Malaysia



Saat berada di tikungan, mobil terguling dan menghantam tebing
Hantaman yang keras menyebabkan korban terlempar keluar dan tiga orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP)

BACA JUGA: Putusan MK Dinilai Aneh

Kecelakaan tunggal ini juga menewaskan satu orang di RSUD Ciereng, Subang


Salah seorang saksi mata Ade Samsudin atau biasa di sapa Ade Abot (40) mengatakan, ketika dirinya sedang berada di jongko dagangan miliknya, terdengar suara dentuman keras yang diduga ada kendaraan yang terguling

BACA JUGA: Kobar Usulkan Penambahan 897 CPNS

"Saya langsung menuju lokasi dan ternyata benar ada bus yang tergulingPada saat saya ke sana, belum ada siapa-siapaPosisi bus ada di jalur kanan dan penumpang sudah ada di luar mobil tergeletak di jalur kiri," katanya

Abot mengaku langsung menghubungi Polsek Lembang"Tapi jawabannya sedang sibukKemudian saya menghubungi Polsek Jalancagak dan datanglah bantuan," tuturnya.
 
Tiga orang tewas seketika dan sembilan lainnya luka parah bersimbah darah"Sedangkan kondektur dan seorang ahli bahasa (wanita, red) luka ringan," tambahnya

Kasat Lantas AKP Agun Guntoro SH mengatakan, mini bus yang melaju dari arah Bandung menuju Subang, melintas di jalur menurun dan menikung ke kakanan. 
"Diduga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraanDugaan sementara, bus terguling dan  terperosok ke badan jalan, kemudian ke jalur kiri dan menghantam tebing sejauh 20 meterkemudian kembali berdiri dengan keadaan bagian atap hancur hingga akhirnya mobil memalang di jalur kanan jalanItu kalau dilihat dari olah TKP," kata Agun

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pasundan Ekspres (JPNN Group), 11 korban adalah WN Belanda, 2 warga Belgia dan 3 orang WNIDari 16 penumpang, salah seorang meninggal dunia di RSUD dan langsung disatukan dengan tiga korban lainnnya yang meninggal di TKPJenazah dibawa ke RSHS BandungSedangkan, tujuh orang luka ringan dirujuk ke Rumah Sakit Sentosa BandungLuka berat 2 orang di RS Adven Bandung dan 3 orang lainnya. 

Sementara sang sopir Agung Palung Jalo (41) warga Perintis RT3 RW7 Semarang yang ditemui di Puskesmas Jalancagak mengatakan, penyebab kecelakaan tersebut akibat rem blongRombongan bermaksud menuju Sari Ater setelah mengunjungi tempat wisata Tangkuban Perahu(vry/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nama Tak Disebut, Dewan Polisikan Bupati Mempawah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler