Endapkan Dana di Deposito Kurang Tepat

Rabu, 06 Januari 2016 – 07:20 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - TARAKAN - Kabar adanya dana Pemkot Tarakan yang didepositokan di salah satu bank daerah ternyata bukan menjadi rahasia umum lagi. Sejumlah masyarakat telah mengetahui hal tersebut karena sudah diberlakukan sejak era pemerintahan sebelumnya.

“Kalau yang saya tahu, dulunya bukan deposito, istilahnya dana abadi yang diambil bunganya. Tapi kemudian aku dapat informasi di zaman (pemerintahan) sebelumnya dijadikan pendapatan,” ujar Hariadi Hamid, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tarakan.

BACA JUGA: Gunung Soputan Meletus, Bandara Ditutup 11 Jam

Menurut pria yang juga Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan ini, apa yang dilakukan pemkot sebenarnya bagus untuk mencari sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Namun, dalam kondisi saat ini, di mana pemerintah sedang dililit utang yang tidak sedikit, dari sisi ekonomi tidak tepat jika pemkot menyetorkan dananya di bank dalam bentuk deposito.

BACA JUGA: Bayi Diduga Dibuang Ditemukan Warga Mengapung, Begini Kondisinya

Justru, lebih bijak lagi jika deposito tersebut digunakan untuk melaksanakan pembangunan, termasuk membayar utang pemerintah, sehingga punya efek positif yang besar terhadap roda perekonomian, daripada hanya diendapkan di bank. (asa/jos/jpnn)

 

BACA JUGA: Bawa Kabur Mahasiswi, Pengangguran Dipolisikan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puluhan PNS Kota Serang Terancam Diberhentikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler