Exxonmobil Siap Bersihkan Merkuri

Rabu, 01 September 2010 – 11:24 WIB
BANDA ACEH- Kepala Bapedalda Aceh, Ir Husaini Syamaun menyebutkan bahwa PT Exxonmobil akan membantu masyarakat dalam membersihkan lahan bekas tambang miliknya dari pencemaran merkuriSaat ini, lahan eks pertambangan itu sudah dikembalikan ke Pemkab Aceh Utara

BACA JUGA: 178 Perda Kota Jayapura Tak Efektif

Meski begitu, Exxonmobil akan menggelontorkan sejumlah dana untuk menuntaskan pencemaran merkuri yang dikeluhkan masyarakat Aceh Utara.

“Exxonmobil bersedia membantu dalam bentuk dana untuk pembersihan merkuri di lahan seluas 15 x 15 meter, juga mencari titik lainnya, kemungkinan masih adanya merkuri di lahan setempat,” kata Husaini Syamaun.
 
Husaini Syamaun mengakaui bahwa hasil tiga laboraturium menyatakan lahan tersebut positif mengandung merkuri sebesar konsentrasi 7,8 miligram Hg/Kg
Dan juga Pb (ttimbal) 294,7 miligram Pb/Kg

BACA JUGA: Kekeringan, Warga Lombok Krisis Air

Kedua bahan ini, ditemukan di lokasi berukuran 15x15 m dengan kedalaman 20 centimeter


Menurutnya, dengan data seperti itu, berarti merkurinya belum tercemar hingga lebih dari kedalaman itu

BACA JUGA: 20 Tertembak, 5 Dilaporkan Tewas

Sedangkan air sumur warga juga dinyatakan belum tercemar seperti dikhawatirkan sejumlah pihakKesimpulan ini diambil setelah sejumlah petugas telah mengambil sampel secara acak sejumlah air sumur warga sekitar.

"Terkonsentrasinya merkuri di lahan itu, bukan dari hasil pengeboran, melainkan diduga dari peralatan bawaan bengkel atau gudangDulunya di lokasi itu merupakan gudang atau bengkel Exxonmobil," tegasnya.

Selain itu, tambah dia, Exxonmobil tahun 2005 lalu meminta PT Colerab Indonesia untuk meneliti kemungkinan terjadinya pencemaran atau terkonsentrasinya bahan berbahaya atau tidak di lahan yang akan dikembalikan ke BP Migas ituHasilnya, tidak menemukan pencemaran yang melampaui baku mutu di kawasan tersebut.
 
Ditambahkan, merkuri bakal berbahaya apabila bertemu dengan unsur tertentuLalu pertemuan itu, bisa merusaka syaraf manusia atau makhluk hidup lainnya"Apabila merkuri terkonsentrasi pada ikan dan manusia memakannya, maka bisa jadi zat berbahaya tadi akan diturunkan lagi melalui gen orang tua ke anaknya," pungkasnya.(ian/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dermaga Waisai Di-Sweeping


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler