Fahri Hamzah Singgung Goncangan Demokrasi

Sabtu, 23 April 2016 – 11:15 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Famzah. Foto Dok Jawa Pos

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Famzah resmi membuka forum International Conference of Asian Political Parties (ICAPP) di kompleks Parlemen Jakarta. Mengawali pidatonya, mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS itu menyinggung terkait guncangan demokrasi dan kekacauan dunia.

Itu dikatakan Fahri, saat menyapa para delegasi parpol yang datang dari negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin. Rencananya, forum itu akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Beri Solusi untuk Nasabah, BCA Luncurkan Tahapan Berjangka

"Selamat datang seluruh delegasi, dan saya mengapresiasi kehadirannya sebagai ikhtiar bersama untuk membangun demokrasi di tengah dunia yang semakin kacau, karena konsolidasi demokrasi menghadapi goncangan yang cukup serius," kata Fahri, Sabtu (23/4).

Fahri menilai di kawasan Asia ada beberapa negara yang akan menjadi gagal. Salah satunya disebabkan karena kegagalan konsolidasi politik. Itu lah sebabnya delegasi parpol di Asia, Afrika dan Amerika Latin berkumpul untuk memikirkan demokrasi ke depan.

BACA JUGA: JK Sentil Singapura soal Ekstradisi

Bagaimanapun juga, lanjutnya, tidak ada demokrasi tanpa parpol, yang merupakan kendaraan untuk memilih pejabat. Sebagaimana lazimnya dunia politik, publik merespon negatif terhadap parpol.

"Dan saat ini bahkan muncul ide deparpolisasi. Tidaklah tepat jika deparpolisasi muncul karena tidak akan ada yang bisa mengelola negara tanpa parpol," tegasnya.

BACA JUGA: Buka ICAPP, JK Tekankan Pentingnya Parpol Bagi Demokrasi

Di sisi lain, UU Parpol juga mendorong terwujudnya pesta demokrasi yang bertanggung jawab dengan tujuan akhir kesejahteraan rakyat. Sedangkan DPR, terus mendorong efisiensi penyelenggaraan Pemilu.

"Korupsi jelas merusak negara dan menghalang-halangi kader ideoligis yang berjuang untuk negaranya," tutur Fahri.

Fahri menambahkan, parpol ke depan diharapkan bisa menghasilkan kader-kader yang memiliki idealisme agar terhindar dari perbuatan tercela seperti korupsi. Untuk itu perlu dimaksimalkan pendidikan politik untuk anak muda di Indonesia.(fat/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingat! Munaslub Gagal, Ini yang Akan Terjadi Pada Golkar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler