Fahri Sebut Pak JK Dimanfaatkan Jokowi demi Redam Umat Islam

Jumat, 20 Juli 2018 – 20:50 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritisi masih munculnya nama Jusuf Kalla (JK) sebagai salah satu kandidat calon wakil presiden (cawapres) bagi Joko Widodo. Menurutnya, munculnya nama JK sebagai bakal cawapres Jokowi bukan saja membuktikan adanya persoalan regenerasi, tapi juga pragmatisme dalam politik di Indonesia.

Fahri mengatakan, kerja sama politik di Indoneia termasuk untuk pemilihan presiden (pilpres) tidak didasari ideologi. Sebab, koalisi berdasar kepentingan masing-masing.

BACA JUGA: Mau Mengafirkan TGB karena Dukung Jokowi? Tolong Simak Ini!

"Kita tidak ketemu di ideologi, kita tidak ketemu pemikiran, mentok semua ini. Urusannya itu transaksi di belakang layar saja. Berapa menteri yang sudah disepakati, berapa uang muka yang dikasih," kata Fahri di DPR, Jakarta, Jumat (20/7).

Lebih lanjut Fahri menilai peran JK di pemerintahan saat sudah tak begitu krusial seperti halnya saat menjadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2004-2009. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu justru menyebut posisi JK saat ini hanya untuk kepentingan Jokowi, terutama meredam umat Islam.

BACA JUGA: Fahri: Pak Jokowi Bingung Pilih Cawapres, Jokowi-JK Lagi?

"Pak JK sekarang sudah tidak seperti zaman SBY kan. Pak JK sekarang lebih banyak diam dan lebih banyak dipakai sebagai embel-embel aja sama Pak Jokowi untuk mengamankan kelompok Islam," pungkasnya.(aim/JPC)

BACA JUGA: Pak Jokowi, Tolong Jangan Ikuti Keinginan Wiranto Ini

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bisa Jadi Ini Sebab Jokowi Mencicil Pengumuman Nama Cawapres


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler