Fahri Sesalkan Perintah Wiranto yang Mirip Kejadian 1998

Jumat, 17 Mei 2019 – 17:54 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyesalkan perintah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto kepada Pangdam dan Kapolda agar melarang warga yang akan ke Jakarta 22 Mei 2019.

"Kalau sebelum 1998 perintah begini masih bisa berlaku," kata Fahri di akun Twitter-nya, @fahrihamzah, Jumat (17/5).

BACA JUGA: Hanura Gagal ke Senayan, Salah OSO atau Wiranto?

BACA : Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Fahri Hamzah: Ada Apa dengan Bangsa Kita?

Menurut Fahri, sekarang Undang-Undang Dasar 1945, UU, dan seluruh perangkat hukum telah didesain untuk melindungi kebebasan rakyat untuk bergerak.

BACA JUGA: Arief Poyuono Serukan Tolak Pileg, Fadli Zon Bilang Begini

Dia menyayangkan aturan terkait hal ini seolah-olah tidak dibaca. "Semua yang dikatakan pendekatan kekuasaan, dan itu salah!" ungkapnya.

BACA JUGA : Jika Terjadi Kerusuhan Pada 22 Mei, Berani Bertanggung Jawab?

BACA JUGA: Tolong, Kubu Prabowo Jangan Bersikap Seperti Anak-anak

Sebelumnya, Wiranto memberikan perintah kepada Pangdam dan Kapolda agar melarang warga ke Jakarta.

Hal ini terkait adanya potensi aksi massa saat pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019. (Boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fahri Hamzah Rupanya Tidak Diberitahu Surat Wasiat Prabowo


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler