Feminis Muslim Dukung Penutupan Dolly

Rabu, 18 Juni 2014 – 23:44 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Feminis muslim ternama, Musdah Mulia mengaku mendukung langkah Pemkot Surabaya menutup kawasan prostitusi Dolly. Menurutnya, jika lokalisasi memang menimbulkan mudarat maka lebih baik ditutup.

"Kalau itu menimbulkan kemudaratan masyarakat ya sebaiknya ditutup," ujar Musdah di Jakarta, Rabu, (18/6).

BACA JUGA: Dukung Jokowi, Musdah Mulia tak Kejar Jabatan Menteri

Meski demikian guru besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu menyatakan bahwa penutupan lokalisasi harus tetap melalui diskusi dengan warga. Menurutnya, keinginan warga juga perlu didengar Pemkot Surabaya.

Selain itu, Musdah juga mengusulkan jika masih ada tempat prostitusi buka, maka pemkot dapat memasang kamera tersembunyi. Dengan demikian, hal itu bisa mencegah orang-orang mendatangi lokalisasi.

BACA JUGA: Pindah TPS Cukup Urus Formulir A5

"Buat saya paling gampang menyelesaikan prostitusi. Di lokalisasi pasang kamera di depan, kelihatan siapa yang masuk. Jangan munafik lah," tandas Musdah.(flo/jpnn)

BACA JUGA: Keragaman Budaya Jadi Potensi Luar Biasa bagi Ekonomi Kreatif

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentahkan Klaim Musdah, Pastikan Jokowi-JK Pertahankan Kolom Agama di KTP


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler