Gagal Ginjal Akut Renggut Ratusan Nyawa Anak, Menko Muhadjir Minta Kapolri Bergerak

Sabtu, 22 Oktober 2022 – 16:58 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Wali Kota Bogor Bima Arya menunjukkan obat penurun panas yang dilarang peredarannya oleh BPOM di Depo Farmasi Poliklinik Afiat PMI, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/10). Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sigap menyikapi kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak.

Menko Muhadjir meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit  Prabowo segera mengusut tuntas kasus tersebut.

BACA JUGA: Muhadjir: Gangguan Ginjal Akut pada Anak Harus Ditangani Serius

"Pengusutan ini penting untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana di balik kasus tersebut," ujar Menko Muhadjir di Jakarta, Sabtu (22/10).

Permintaan tersebut disampaikan eks mendikbud itu mengingat kejadian gangguan ginjal kronis sudah mengancam upaya pembangunan SDM, khususnya perlindungan terhadap anak.

BACA JUGA: Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Sumsel Terus Bertambah, Orang Tua Diminta Waspada

Sampai sejauh ini kasus gagal ginjal akut menimpa 208 anak, 118 orang meninggal dan kemungkinan masih akan bertambah.

Penyebabnya diduga kuat berasal dari cemaran zat Etilen Glikol (EG) dan Deitilen Glikol (DG) pada obat jenis sirup. Bahan baku obat tersebut semuanya masih impor.

BACA JUGA: Gagal Ginjal Akut di Sumsel Bertambah, Dokter Minta Ortu Setop Penggunaan Obat Sirop

Oleh karena itu, Menko Muhadjir mengatakan perlu diadakan pelacakan mulai dari asal muasal bahan baku, masuknya ke Indonesia hingga proses produksi obat-obat yang mengandung kedua zat berbahaya tersebut.

Permintaan kepada kapolri itu disampaikan Menko PMK Muhadjir setelah rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kemenkes, Kemendag, Kemenperin dan BPPOM secara virtual. 

Rakor dihadiri Menkes Budi G Sadikin dan jajaran pejabat eselon 1 Kemenkes; Kepala BPOM Penny Lukito; menteri perindustrian  diwakili Plt. Dirjen IKFT Ignatius Warsito, dan menteri perdagangan diwakili Direktur Impor Sihar Pohan. 

Berdasarkan data Kemenkes, kasus gagal ginjal akut pada tahun ini hanya terjadi di tiga negara, yaitu Indonesia (118 kematian), Gambia  (50 kematian) dan Nigeria (28 kematian). (esy/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... FP3 MotoGP Malaysia: Jorge Martin Tercepat, Bagnaia dan Marquez Melempem


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler