Gagasan Ini Bermula dari Mekah

Kamis, 28 April 2016 – 02:58 WIB
Tamsil Linrung. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pembina sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Tamsil Linrung menyatakan sebanyak 20 perwakilan terpilih dari kawasan negara ASEAN dan Arab Saudi mengikuti workshop yang diselenggarakan sekolah ICM bersama Binaan For Consulting, di Aula Tali Foundation, Jakarta, Rabu (27/4).

Ke-20 negara ASEAN itu, kata Tamsil di antaranya, perwakilan Arab Saudi, Singapura, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Hal baru dalam workshop kali ini, kata Tamsil, hadirnya seorang Guru Besar Syariah Ummul Qura, Arab Saudi, Isa Bin Muhammad Al Masmali.

BACA JUGA: Timses Klaim Airlangga jadi Caketum yang Tak Tersangkut Kasus

Di sela-sela workshop tersebut, Isa mengungkap latar belakang munculnya gagasan tersebut.

“Ide kegiatan ini dimulai di Mekah pada Ramadan tahun lalu. Ketika itu, saya dan Tamsil Linrung sedang berdiskusi di Masjidil Haram tentang perkembangan dakwah dan pendidikan Islam. Kami memikirkan bagaimana caranya meningkatkan pelayanan pendidikan dan dakwah khususnya di negara-negara Islam. Maka hadirlah sebuah gagasan untuk membuat workshop ini," kata Isa.

BACA JUGA: 4 Kapal Pembawa Barang Ilegal Diamankan

Dia menjelaskan, tujuan workshop antara lain untuk memberikan pelayanan pendidikan Islam termasuk peran media dalam dakwah dan pendidikan agar lebih profesional dan kompetitif.

Di tempat yang sama, Tamsil Linrung menyatakan harapannya agar kegiatan ini bisa lebih meningkatkan peran institusi pendidikan Islam dan dakwah untuk memperbaiki pelayanannya. “Sehingga gerakan dakwah dan pendidikan Islam terus berkembang," tegasnya.

BACA JUGA: Peneliti Ungkap Modus Terbaru Praktik Politik Uang

Saat ini, kata Tamsil, workhop ini sebagai wacana bagi peserta didik yang ada dalam institusi pendidikan Islam di 20 negara.

“Kenapa ICM ambil inisiatif ini? Tujuannya untuk membuktikan bahwa pendidikan Islam juga berkualitas dan bisa bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya," tegas dia.

Selain itu, Tamsil berharap terjalin kerja sama antara ICM dan Arab Saudi, agar siswa-siswi ICM bisa menimba ilmu agama di sana.

“Saat ini kami sudah mengirim siswa ke Amerika Serikat untuk belajar di Yayasan Nusantara Foundation yang didirikan Imam New York Syamsi Ali. Saya harap kami juga bisa mengirim siswa-siswi ICM ke Arab Saudi,” katanya.(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Megawati Dukung Komunitas Melia Menuju Kemandirian Ekonomi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler