Gegara Melerai Perang Sarung, EA Malah Dikeroyok dan Meninggal Dunia, Innalillahi

Selasa, 19 April 2022 – 05:58 WIB
Korban pengeroyokan berinisial EA (17) saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit, wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (16/4). Foto: Humas Polda Banten

jpnn.com, PANDEGLANG - Pemuda berinisial EA (17) meninggal dunia akibat jadi korban perang sarung antarkelompok remaja yang terjadi di Kampung Kadu Cina, Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (16/4) dini hari.

BACA JUGA: Kapal Tanpa Nama Mencurigakan Berlayar di Sumut, Polisi Mengejar, Ternyata

Adapun para remaja itu menggunakan sarung yang diisi batu lalu diikat.

Kejadian berawal saat dua kelompok remaja sedang perang sarung. Selanjutnya, salah satu kelompok terdesak dan bersembunyi di sebuah masjid.

BACA JUGA: Bobby Nasution Beri Peringatan, Seluruh ASN Wajib Mematuhi, Tolong Dengarkan!

"Korban yang sedang tadarusan dan karena mendengar kegaduhan kemudian korban keluar menghampiri dan melerai perang sarung tersebut," kata Belny dalam keterangan tertulis, Senin (18/4).

Namun, nahas korban malah menjadi sasaran dan dikeroyok.

BACA JUGA: Penyelundupan 7 Ribu Liter Solar Subsidi Digagalkan, Pemilik Kapal dan ABK Diamankan

Korban pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius.

Pada Minggu (17/4) pukul 18.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

AKBP Belny turut berduka cita atas meninggalnya EA dan berjanji bakal menangkap para pelaku.

"Kami akan fokus untuk segera dapat menangkap pelakunya dan memproses pidananya hingga putusan pengadilan," ujar Belny. (cr1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Amaq Sinta, Sendirian Taklukkan Kawanan Begal, Tak Luka Ditebas Parang


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler