Gelar Kompetensi, Tender PLTGU Jawa I Diragukan

Rabu, 11 Januari 2017 – 16:13 WIB
Ilustrasi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Direktur Eksekutif 98 Institute Sayed Junaidi Rizaldi mengatakan, PLTGU Jawa 1 dengan nilai investasi sekitar USD 2 miliar belum bisa berjalan, dan terkesan dipaksakan akan dibatalkan.

Sejak awal saat megaproyek itu diluncurkan, pihak pemberi pinjaman (lenders) mengindikasikan bahwa proyek itu tidak memenuhi persyaratan bank alias.

BACA JUGA: Tender PLTGU Jawa 1 Bakal Dibatalkan?

Sayed mengungkapkan, berdasarkan temuan lenders, sedikitnya paling tidak ditemukan lebih dari 90 isu di mana syarat dan ketentuan (term and condition) tidak sesuai dengan logika bisnis serta terjadinya inkonsistensi.

“Megaproyek PLTGU Jawa 1 bisa dikatakan tidak saling terkait, sehingga proyek tidak bisa diterapkan (workable) bahkan tidak bankable,” jelas dia.

BACA JUGA: Tender PLTGU Jawa 1 Dibatalkan PLN? KPK Diminta Usut

Dia menambahkan, kasus PLTGU Jawa 1 mengulang kegagalan PLN dan melalui konsultan independen PT Ernst and Young Indonesia ketika mengumumkan pembatalan kepada peserta tender pada 18 April 2016 untuk proyek PLTGU Jawa 5.

“Ada hal fundamental mengenai kompetensi PLN dan konsultannya dalam penyelenggaran tender,” tegas dia.

BACA JUGA: Hayo, PLN Jangan Sembarangan Batalkan Tender PLTGU

Menurut Sayed, dengan dipilihnya konsorsium Pertamina, PLN dan Ernst and Young Indonesia sebenarnya tahu persis bahwa konsorsium tersebut yang sebenar mampu mengerjakan megaproyek PLTGU Jawa 1.

“Sementara dua konsorsium lainnya, yakni Adaro-Sembcorp serta Mitsubishi ditengarai tidak memenuhi persyaratan teknis unit terminal regasifikasi terapung, yang dipersyaratkan PLN,” jelas dia.

Dia menegaskan, hanya konsorsium Pertamina yang dinilai mampu mengatasi isu-isu bankability dan teknis komersial lainnya untuk megaproyek PLTGU Jawa 1.

"Kalau PLN mau fair, maka seharusnya proyek IPP Jawa 1 tidak langsung diterminasi begitu saja, tetapi melalui proses," katanya.

Kemudian, lanjut Sayed, apabila standby bidder tidak sanggup, baru diputuskan retender atau kembali ke first bidder, dengan memerhatikan kompleksitas proyek PLTGU Jawa 1.

"Dengan kecerdasan emosional (EQ) yang dimiliki, PLN seharusnya tahu betul apa yang harus dilakukan," terang dia.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PLTP Rusak, Komitmen PLN Garap Geothermal Diragukan


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
PLN  

Terpopuler