Golkar Bantah Intervensi Pelantikan Jefferson Rumajar

Senin, 10 Januari 2011 – 22:44 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham, membatah adanya intervensi yang dilakukan partainya terhadap pelantikan Wali Kota (Wako) Tomohon, Sulawesi Utara, Jefferson Soleiman Montesqieu Rumajar yang kini berstatus terdakwa kasus korupsiMenurut Idrus, pelantikan yang digelar di Kantor Kemendagri oleh Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang sudah sesuai dengan amanah Undang-undang.

"Lho, mana bentuk intervensi? Itu tidak memengaruhi pelantikan sebagai pelaksanaan Undang-undang dan menjadi dasar Mendagri

BACA JUGA: PKB Tak Mau Cari Perkara dengan RUUK Jogja

Setelah itu silahkan proses hukum
Terkecuali setelah dilantik lalu bebas

BACA JUGA: DPR Desak Kejagung Hentikan Sisminbakum

Itu gak benar," kata Idrus Marham di sela-sela rapat paripurna di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Senin (10/1).

Idrus mengatakan, pemerintah melantik Jefferson berdasarkan aturan normatif yang diatur Undang-undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
"Pelantikan walikota merupakan hal normatif

BACA JUGA: Golkar Minta Hentikan Politik Fitnah

Itulah undang-undangSetelah itu kan dinonaktifkan lagi, itu juga undang-undangPemerintah tidak mungkin mengenyampingkan UU yang normatif," ucapnya.

Seperti diketahui, Jefferson merupakan calon incumben Wako Tomohon yang terpilih kembali pada Pemilukada 2010Berpasangan dengan Jimmy Eman, Jefferson diusung oleh Partai GolkarPekan lalu, Jefferson disidangkan kali pertama di Pengadilan Tipikor dalam kasus korupsi dana APBD Kota Tomohon 2006-2008 dengan kerugian Rp 33,4 miliar

Namun status terdakwa itu tak menghilangkan posisi Jefferson sebagai wako terpilihBahkan Jefferson dengan status terdakwa dan menjadi tahanan KPK, dilantik lagi sebagai Wako dan sempat merombak jajaran Pemkot Tomohon.(awa/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mubarok Dinilai Sejajarkan Diri dengan Tuhan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler