Grandmaster Catur Puji Komitmen Bang Ara Bangkitkan Pecatur

Senin, 21 Mei 2018 – 11:07 WIB
Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto (tengah) bersama Maruarar Sirait (kaus biru) dan Hatta Taliwang (kaus merah) dalam turnamen catur di Jakarta, Minggu (20/5). Foto: Percasi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Utut Adianto mengharapkan turnamen catur di tanah air makin banyak. Ketua umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) itu mengatakan, turnamen merupakan salah satu cara untuk melakukan regenerasi sekaligus mengasah kemampuan para pecatur.

Utut yang juga grandmaster (GM) internasional menyatakan itu ketika menghadiri pertandingan catur piala Maruarar Sirait dan Hatta Taliwang II di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Minggu (20/5) malam. Dalam kesempatan itu, Utut mengaku bangga dengan banyaknya turnamen catur yang digelar belakangan ini.

BACA JUGA: Bang Ara Gerakkan Kader TMP Bali demi Menangkan Koster-Ace

Utut mengatakan, saat ini jumlah turnamen catur bisa mencapai 90 event per tahun. “Dari sisi insentif pecatur dulu dengan sekarang  sudah bagaikan bumi dan langit. Turnamen catur non-master saja sudah banyak saat ini,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, melalui turnamen-turnamen itu pula para pecatur junior Indonesia bisa terus mengasah prestasi untuk menjadi grandmaster di masa mendatang.

BACA JUGA: Pecatur Majalengka Berhasil Meraih Norma Master Nasional

“Regenerasi (pecatur) kita sudah jalan. Kita memberi jalan dengan memperbanyak turnamen,” ujarnya.

Turnamen itu diikuti sekitar 400 pecatur beragam usia dari seluruh Indonesia. Kejuaraan yang digelar mulai pagi hingga malam itu digelar dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2018.

BACA JUGA: Saling Puji Utut dan Bang Ara demi Menyentuh Hati Kader PDIP

Menurut Utut, kelemahan dalam pengembangan pecatur di Indonesia saat ini adalah pelatihan untuk anak-anak. Karena itu, Utut mengapresiasi langkah Maruarar Sirait menggelar turnamen catur demi memunculkan pecatur-pecatur tangguh.

Dalam pandangan Utut, turnamen catur piala Maruarar Sirait itu sebagai sebuah terobosan. Sebab, Ara -panggilan akrab Maruarar- telah memberi kesempatan kepada para pecatur non-master untuk ikut serta dalam turnamen itu.

“Saya sangat terharu kepada Pak Ara, senior saya di politik. Pak Ara memiliki kemauan untuk mengembangkan catur kita. Terima kasih kepada pak Ara. Beliau ini salah satu orang yang murah hati,” katanya.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Said Puji Sinergi Taruna Merah Putih dan GP Ansor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler