Habib Rizieq: Bukan Kami yang Menuduh, Mereka Mengaku

Rabu, 09 Desember 2020 – 17:57 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan pernyataan terkait insiden bentrokan antara pengawalnya dengan petugas kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12) dini hari.

Dalam insiden tersebut, enam laskar FPI pengawal Habib Rizieq tewas terkena tembakan polisi.

BACA JUGA: Kabar dari Kombes Yusri, Pelaku Inisial A Ditangkap di Kranji

Habib Rizieq Shihab melalui sebuah rekaman suara yang dikutip ANTARA, Rabu (9/12) mengaku tak mengetahui dan tidak menyangka bahwa mobil yang membuntuti konvoi kendaraan rombongannya pada Senin (7/12) dini hari di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 adalah milik kepolisian.

"Pada saat kejadian, pada saat kejadian, kami tidak pernah suuzan, kami tidak pernah menuduh, bahkan dalam keterangan pers DPP FPI masih dicantumkan orang tak dikenal. Karena kami tidak berani menuduh siapa pun tanpa bukti, tidak pernah menuduh siapa pun tanpa saksi," ujar Rizieq.

BACA JUGA: 6 Laskar FPI Tewas, Brigjen Hendra Kurniawan Diminta Turun Tangan

Habib Rizieq mengatakan saat pengejaran itu berlangsung, laskar pengawalnya hanya berupaya melindungi mobil yang ditumpangi dirinya dan keluarga dari kejaran sejumlah kendaraan yang menguntitnya tersebut.

Menurut Habib Rizieq, dirinya dan keluarga dilindungi laskar dalam perjalanan itu karena membawa serta anak kecil dalam mobil.

BACA JUGA: Laskar FPI Membawa Senpi Kaliber 9mm? Aziz Menjawab pakai Kata Azab, Kejam, Fitnah

"Ada tiga masih bayi, masih minum air susu ibu. Dan masih ada saudara yang di bawah tiga tahun, ada yang di bawah empat tahun. Jadi benar, ya, kami sekeluarga, semua," kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq mengatakan para laskar tersebut bertugas untuk mengawal dirinya dan keluarga, bukan ingin mengganggu pihak manapun.

"Mereka (laskar FPI) tidak mencelakai siapa pun," kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq baru mengetahui bahwa para pengejar itu dari kepolisian ketika Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membuat konferensi pers terkait peristiwa di Tol Japek tersebut.

"Ternyata mereka yang semula kami kira penjahat yang ingin mencelakai kami, ternyata adalah bagian dari penyelidik Polda Metro Jaya. Bukan kami yang menuduh, tapi mereka yang mengaku," kata Habib Rizieq. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler