Ha..ha...Maling Motor tapi Motornya Sendiri Ditinggal

Rabu, 11 Maret 2015 – 10:30 WIB

jpnn.com - PENAJAM – Maling yang satu ini bisa dibilang goblok. Ya, Rezki Maulana Rahman (19) warga Kelurahan Petung RT 10, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), meninggalkan motornya saat beraksi mencuri motor.

Alhasil, jejaknya pun gampang diketahui petugas. Dia dicokok Satpol PP Paser Penajam Utara (PPU) di salah satu warung di Kelurahan Lawe-lawe, Senin (9/3) pukul 22.00 Wita. 

BACA JUGA: Walah, Sidang Pengasuh Ponpes Cabul Jadi Arena Baku Hantam

Sementara itu, korban Hardi warga Kelurahan Petung RT 10 ini mengaku motornya hilang saat berada di salah satu warung di Lawe-lawe.

“Kejadiannya sekitar Pukul 13.00 Wita. Di warung itu saya pesan kopi, tak lama kemudian teman saya datang dan ngobrol. Setelah teman saya pergi, motor saya dibawa kabur oleh pelaku. Saya sempat melihatnya, tapi tidak kukejar karena di warung itu tidak ada lagi motor,” ucap Hardi yang tercatat sebagai staf Kelurahan Lawe-lawe itu.

BACA JUGA: Usai Tahajud, Ibu Gorok Anak Sendiri, Tidak Menyesal

Anehnya lagi, pada saat pelaku melancarkan aksinya, motor Scoopy warna merah yang dikendarai oleh pelaku ditinggal di pinggir jalan beserta kuncinya.

“Saya perhatikan motor yang ditinggal pelaku, ternyata motor milik teman saya juga. Jadi, motor itu saya pakai dan kukembalikan ke pemiliknya,” terang Hardi.

BACA JUGA: Rasain! Berupaya Kabur, Jambret Diserempet Mobil, Terjengkang

“Kemudian dia (pemilik motor, Red) bilang kalau tersangka Rezki itu dipinjami motor dengan alasan mau beli rokok. Malah motor saya dicurinya, kemudian motor yang dipinjam itu ditinggal di pinggir jalan,” lanjutnya.

Sedangkan tersangka Rezki mengaku, kalau dia sudah kali keempat mencuri sepeda motor, langkahnya terhenti setelah mencuri motor milik Hardi yang tak lain tetangganya sendiri.

“Saya gunakan kunci T saat ambil motor itu, rencananya mau jual Rp 2 juta,” aku remaja hanya lulusan SD itu.

Ia mengungkapkan, motor yang pernah ia curi sebelumnya itu rata-rata dijual ke Balikpapan. “Pernah juga curi motor Fiz R, Satria F dan jual Rp 7 juta,” ungkap Rezki.

Uang hasil penjualan motor curian, kata Rezki, ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. ” Hanya untuk makan-makan saja,” ujarnya.

Paling mencengangkan lagi, ia mengaku memiliki jaringan di Kecamatan Babulu berinisial RM dan YD, Kecamatan Waru bahkan Balikpapan. Kalau di Kota Minyak tersangka juga memiliki jaringan yang berperan sebagai penadah berinisial ON dan TS. “Mereka tahu kalau motor yang saya jual itu, motor curian,” tukas Rezki.

Namun, tersangka menyatakan setiap melancarkan aksinya hanya seorang diri. “Sendiri aja pak. Tidak ada yang lain,” tuturnya. (bp-20/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pencuri Motor Jadi Pesakitan Akibat Kena Jebak Teman Korban


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler