Hampir Seluruh Kecamatan Kena, Warga di Perbukitan Harus Waspada

Kamis, 03 Desember 2015 – 06:00 WIB
Longsor menutup Jalan Alternatif Bukittinggi-Lubuk Basung. Foto: Padang Ekspres/JPG

jpnn.com - AGAM – Dalam sebulan terakhir, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Agam, terkena bencana. Terbaru, sedikitnya lima kecamatan di Agam dilanda dan hingga tanah longsor. Meskipun tak menimbulkan korban jiwa, tetap saja menyisakan kerugian bagi warga yang menjadi korban.

Kepala  BPBD Agam, Bambang Warsito mengatakan, beberapa kawasan yang menjadi lokasi bencana tersebut adalah Kecamatan Baso, Kecamatan IV Koto, Kecamatan IV Nagari , Kecamatan Tanjungmutiara dan Kecamatan Lubukbasung.

BACA JUGA: Nyemplung Bareng Tangki ke Jurang, Bocah 5 Tahun Malah Tersenyum

“Untuk sebulan terakhir mungkin hampir separuh kecamatan yang ada di Agam terjadi bencana, termasuk Matur. Masing-masing kecamatan tersebut mengalami kejadian yang berbeda, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Untuk kerugian kita masih belum bisa memastikannya,” ujarnya kemarin (2/12).

Bambang menegaskan, untuk upaya antisipasi hanya bisa dengan mengingatkan warga supaya lebih waspada dan berhati-hati. “Yang namanya bencana tidak bisa diprediksi, untuk itu kita imbau agar warga selalu waspada dan berhati-hati terutama kawasan yang rentan mengalami bencana daerahnya yang berada di perbukitan” ujarnya.

BACA JUGA: Ekonomi Kepri Tumbuh, tapi...

Di lain pihak, Camat Palembayan, Aryati membenarkan wilayahnya juga sangat rentan akan bahaya longsor.

“Lokasi topografi daerah kita memang diperbukitan dan rawan sekali terjadi longsor. Kita sarankan agar warga untuk lebih hati-hati,” ujarnya.

BACA JUGA: Alamak... Kontraktor Kabur, Semenisasi Jalan Terbengkalai, Distako Kok Lepas Tangan?

Sementara itu, akibat diguyur hujan lebat sejak Selasa malam (1/12) hingga Rabu dinihari, kembali Jalan Alternatif Bukittinggi-Lubuk Basung tepatnya Jorong Sianok Nagari VI Suku Kecamatan IV Koto, Agam longsor. Itu terjadi sekitar pukul 06.00. Akibatnya, akses jalan kembali lumpuh hingga siang hari.

Kali ini longsor tanah yang berasal dari tebing di sisi jalan penghubung dari Jorong Sianok ke Nagarai Kotogadang , Kecamatan IV Koto tersebut menutupi badan jalan sepanjang 10 meter dengan ketinggian mencapai 3,5 meter. Hingga siang kemarin tak satupun kendaraan roda dua mapun roda empat melewati kawasan tersebut.

Warga dibantu BPBD, TNI, dan Polisi langsung melakukan upaya pembersihan guna membuka kembali akses jalan tersebut. Kapolsek IV Koto, AKP Hendra Restuardi yang memimpin upaya pembersihan mengatakan bahwa material yang menutupi badan jalan tersebut berhasil dievakuasi pada Rabu siang sekitar pukul 13.00. Dan jalan itu pun sudah kembali bisa dilewati oleh kendaraan. (s/sam/jpnn)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dituduh Korupsi Triliunan Rupiah, Timses Cagub Laporkan Media Kalteng ke PWI dan Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler