Harga Minyak Dunia Turun, di Sini Malah Naik

Selasa, 18 November 2014 – 07:36 WIB
Antrian di SPBU. Foto: dok.Indopos/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Aneh. Di kala harga minyak dunia sedang turun menjadi 80 dolar AS per barel, harga bahan babar minyak (BBM) di Indonesia malah dinaikkan.

"Padahal APBN 2014/2015 menggunakan asumsi 105 dolar AS barel untuk subsidi BBM. Berarti kelebihan dana subsidi," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dalam keterangannya beberapa saat lalu, Selasa (18/11).

BACA JUGA: Santunan yang Dibayarkan Jasa Raharja Tembus Rp 1 Triliun

Said pun menegaskan, kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak ada hubungannya dengan pengalihan subsidi BBM.

Kartu-kartu  tersebut menggunakan anggaran lama yang dulu bernama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

BACA JUGA: Sektor Transportasi Umum Paling Terpukul

"Dan buruh tidak ada satu pun yang menerima kartu-kartu tersebut bahkan buruh ikut membayar untuk JKN atau KIS," demikian Said. (ysa/RMOL)

 

BACA JUGA: Antrian SPBU Akibatkan Kemacetan Lalu Lintas

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kembangkan Galangan Kapal di Intim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler