Harga Obat Generik Juga Turun

Senin, 12 Januari 2009 – 20:49 WIB
JAKARTA—Pemerintah akan melakukan langkah-langkah untuk menjaga kestabilan harga obat generik selama satu tahun ke depan, menyusul
krisis keuangan globalDi antaranya memberikan subsidi selisih kurs rupiah dengan dolar sebanyak berapa ribu ton yang dibutuhkan dalam
satu tahun ini."Artinya putus dibeli pada saat sekarang dan selesai

BACA JUGA: Depkes Prioritaskan Jamkesmas

Nanti kalau di tengah tahun ada kenaikan kurs tidak akan terpengaruh karena kita sudah beli sekarang," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari pada  pers di Jakarta, Senin (12/1).

Menurut Menkes, sebagian besar obat-obatan di Indonesia masih sangat tergantung dengan pasokan dari luar negeri, baik bahan baku maupun
obat jadi
Hal inilah yang menyebabkan harga obat-obatan di dalam negeri sangat terpengaruh dengan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap
dolar AS.

Selain itu pemerintah juga akan mengambil langkah menurunkan harga sekitar 19 persen pada 21 jenis obat generik terutama yang sifatnya
"fast moving" atau paling banyak dibutuhkan masyarakat.  "Pada 2009 ini pemerintah juga akan menjalankan program OGS atau Obat Generik
Subsidi

BACA JUGA: Pengusaha Nakal Bakal Ditindak

Subsidi ini diberikan untuk obat generik dan obat generik bermerek," ujar Menkes.

Adapun total anggaran untuk subsidi obat-obatan sebesar Rp 280 miliar berasal dari APBN dengan skema yang akan oleh Depkes
Program OGS,
lanjutnya, merupakan program pemberdayaan industri farmasi dalam negeri yang dilakukan pemerintah dengan cara memberikan subsidi dan
insentif pasar kepada industri farmasi menengah ke bawah agar kelak mampu memenuhi kebutuhan obat dalam negeri sekaligus juga
mempersiapkan diri dalam menghadapi krisis global yang akan berlanjut menjadi resesi ekonomi.

"Untuk perusahaan yang memproduksi obat generik bermerek boleh ikut membeli bahan baku bersubsidi tapi dengan harga yang ditentukan oleh
pemerintah

BACA JUGA: Gaji Ketua KPK Rp 62 Juta/bulan

Depkes sendiri akan mengontrol penjualan harga obat generik bersubsidi," tandasnya sembari menambahkan, ketersediaan,
keterjangkauan, dan pemerataan obat-obatan merupakan komponen yang sangat penting dalam pelayanan kesehatanKarena itu pemerintah dalam
memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terus berupaya untuk menstabilkan harga obat(esy)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah Monitor Penurunan BBM


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler