Hari Ini Stok Daging Impor Bulog Tiba di Tanah Air

Sabtu, 05 Maret 2022 – 13:19 WIB
Kepala NFA dan Direksi Bulog pantau langsung kedatangan daging impor oleh Bulog di New Priok Container Terminal One. Foto: Humas Bulog

jpnn.com, JAKARTA - Badan Urusan Logistik (Bulog) mendatangkan daging impor guna menekan kenaikan harga jelang Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto bersama Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi memantau langsung kedatangan daging impor oleh Bulog di New Priok Container Terminal One (NPCT1).

BACA JUGA: Kementan Sebut Stok Daging Sapi Cukup, Pedagang Berjualan Seperti Biasa

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) Arief Prasetyo Adi mengapreasiasi aksi korporasi yang dilakukan oleh Bulog sebagai salah satu BUMN yang mendapat penugasan importasi daging tahun ini.

“Kami akan mendorong BUMN Pangan yang mendapat penugasan untuk mempercepat masuknya cadangan stok nasional dan Alhamdulillah pada hari ini saya bersama Direksi Bulog memantau langsung kedatangan daging impor dan saya juga minta untuk bisa langsung didistribusikan”, kata Arief, Sabtu (5/3).

BACA JUGA: Asosiasi Pengusaha Daging Sebut Stok Aman Hingga Idulfitri

Arief Prasetyo Adi berharap stok daging beku yang dikuasai Bulog saat ini dapat membantu mengatasi kebutuhan lonjakan permintaan Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Mokhamad Suyamto mengatakan dari kontrak tahap pertama sebanyak 20 ribu ton yang dilakukan oleh Bulog.

BACA JUGA: Pernyataan Mentan SYL Terbukti Bikin Tenang Pedagang dan Pengusaha Daging, Aman

Menurutnya, per hari ini sudah tiba sebanyak 60 persen dan sampai akhir Maret ini akan rampung 100 persen.

“Kami sudah melakukan pengaturan dan percepatan semaksimal mungkin untuk proses kedatangan stok daging impor ini, selanjutnya dengan sarana cold storage dan jaringan infrastruktur yang dimiliki Bulog akan segera disitribusikan ke seluruh Indonesia," kata Suyamto.

Suyamto menegaskan bahwa Bulog turut menjamin kebutuhan daging beku tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan.

"Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut,” tambah Suyamto.

Selain itu, Perum Bulog juga terus berkoordinasi dengan NFA, baik pemerintah pusat maupun daerah guna membantu mensukseskan program pemerintah dengan menstabilkan harga pangan lainnya pada saat Ramadhan dan Idulfitri.(mcr28/jpnn)


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Wenti Ayu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler