Hasil PPDB Sulit Diakses, Orang Tua Siswa: Kalau Tak Siap Online Manual Saja

Sabtu, 01 Juni 2019 – 20:42 WIB
Ratusan orang tua calon siswa SMPN 47 Kota Batam menunggu haisl PPDB buah hatinya di depan gerbang sekolah. Foto: Eja/batampos.co.id

jpnn.com, BATAM - Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diwarnai aksi protes orang tua yang kecewa karena kesulitan mengakses hasil seleksi.

Seperti yang terlihat di SMPN 3 Batam, orang tua terpaksa menunggu hasil seleksi di depan gerbang sekolah sejak pagi.

BACA JUGA: BNNP Kepri Gagalkan Pengiriman Speaker Berisi 25,9 Kg Sabu-sabu

"Katanya lewat aplikasi, tapi tidak bisa diakses. Makanya kami ke sini. Mana tahu sudah ada ditempel," kata Nuraini, warga Perumahan Kartini, Seiharapan.

Dia bersama ibu-ibu lainnya sudah mendatangi sekolah sejak pukul 06.00 WIB. Menurutnya, lebih baik sistem penerimaan dilakukan manual dari pada rumit seperti ini.

BACA JUGA: Belasan Ribu Warga Kota Batam Mudik Lewat Jalur Laut

Baca: Habib Aboe: Ibu Ani Banyak Menginspirasi Perempuan Indonesia

"Banyak sekali masalahnya. Kemarin ada data hilang, sekarang kami kesulitan akses aplikasinya. Manual sajalah kalau memang tidak siap online," ujar perempuan yang merupakan karyawan salah satu bank di Batam ini.

BACA JUGA: PPDB 2019: Ada Sekolah Pendaftarnya Membeludak, Ada yang Kurang

Beberapa orang tua juga mendatangi kantor Dinas Pendidikan Batam mempertanyakan nama anak mereka tidak muncul baik di pilihan pertama maupun kedua. Padahal jika dirunut jarak dari rumah ke sekolah, daftar nama yang lolos malah lebih jauh dari sekolah.

"Saya jaraknya 800 meter tidak diterima di SMPN 26 maupun SMPN 11 Batam. Anak lain yang jaraknya hampir dua kilometer diterima. Saya sudah screen shoot buat bukti. Saya bingung mau daftar ulang ke mana. Tolong kasih kejelasan ini anak saya kok bisa tak ada di dua sekolah pilihan," kata Rosna saat mendatangi kantor Disdik Batam.

Dia berharap ada kejelasan terkait hal ini. Apa alasan anaknya tidak diterima di dua sekolah tersebut. Selain itu, dia meminta ada solusi dari permasalahan ini. "Tadi kami sudah sampaikan ke Disdik mereka minta kami isi formulir informasi publik. Biar ada jawaban anak kami mau masuk sekolah mana," imbuhnya.

Sekretaris Disdik Batam, Andi Agung mengakui ada permasalahan aplikasi sehingga pengumuman mengalami kendala. "Tadi bisa diakses tapi sekarang (kemarin) sudah tidak. Harap bersabar sebentar. Kalau sekolah sudah bisa akses pasti nanti langsung dicetak dan dipasang di papan pengumuman sekolah," kata dia.

Mengenai data anak yang tidak lolos seleksi di dua sekolah pilihan padahal dekat dari sekolah, Andi menjelaskan hal itu bisa terjadi karena jumlah siswa yang mendaftar di sekolah pertama dan kedua banyak. Sehingga anak akan dikirim ke sekolah yang masih kekurangan pendaftar.

Baca: Antrian Panjang di Gerbang Tol Bakauheni Selatan Hingga 2 Km

"Itu sistem yang mengatur nanti. Bagaimana mereka bisa mendapatkan sekolah meskipun tidak masuk dalam dua sekolah pilihan tersebut. Ini namanya pemerataan," ungkapnya.

Untuk persoalan sistem online ini, masih banyak yang perlu ditingkatkan. Ke depan jika memungkinkan diajukan pengadaan untuk server. "Berkali-kali sudah kami perbaiki agar proses ini berjalan dengan baik. Kami mohon orang tua memaklumi kondisi ini," tambahnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan akan ada evaluasi terhadap sistem penerimaan siswa baru ini. Ke depan jika memang dibutuhkan server akan diusahakan melalui pengajuan di APBD.

"Iya memang servernya bermasalah. Saya belum dapat hasil rincinya dari Disdik. Saya mau rapat dulu dan cari tahu apa masalahnya," ucapnya.

Mengenai siswa yang tidak tertampung, Rudi meminta pengertian orang tua agar tidak memaksakan masuk ke negeri. Sekarang sekolah swasta telah diberikan bantuan kesejahteraan berupa insentif. Untuk itu ia berharap ada keringanan yang diberikan sekolah swasta kepada siswa.

"Masukkan saja ke swasta. Kan tidak ada yang mahal lagi. Kami sudah bantu jadi tolong berkontribusi juga agar anak ini tetap bisa bersekolah," terangnya.(jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Arus Mudik Lewat Pelabuhan Domestik Sekupang Mulai Padat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler