Hasto Sebut Pernyataan Bu Mega untuk Memotivasi Kaum Pemuda

Jumat, 30 Oktober 2020 – 21:52 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto jelaskan soal maksud perkataan Megawati Soekarnoputri. Dok: DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pernyataan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tentang pemuda merupakan bentuk kepedulian mendalam terhadap kaum milenial.

Menurut Hasto, pesan Megawati kepada Presiden Jokowi untuk tidak memanjakan anak muda, mengandung semangat dari sosok seorang Ibu Pejuang, yang terus memikirkan masa depan Indonesia.

BACA JUGA: Hasto Harap Kantor PDIP Yogyakarta Jadi Rumah Rakyat dan Tempat Budaya

“Ibu Mega berpesan bahwa pemuda penentu masa depan bangsa, harus dilihat kekinian, bagaimana para pemuda-pemudi Indonesia menggembleng diri dan kesemuanya digerakkan oleh semangat untuk membawa kemajuan bagi Indonesia Raya," kata Hasto dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/10).

Ia menjelaskan, inti sari peringatan Sumpah Pemuda ialah bagaimana para pemuda-pemudi Indonesia saat ini, dalam seluruh alam pikir dan rasanya memikirkan perbuatan terbaik bagi masa depan bangsanya.

BACA JUGA: Acara Pernikahan dengan Hiburan Tari India Berakhir Berdarah

"Jadi melihatnya adalah perspektif sekarang. Jika saat ini memiliki kaum muda yang hebat-hebat, maka Indonesia akan lebih optimistis menatap masa depan," jelas dia.

Hasto melanjutkan, kunci dari kemajuan bangsa ialah pendidikan dan kebudayaan. PDIP, lanjutnya hidup dalam perjuangan itu.

BACA JUGA: Hasto Harap Politik Industri Berdikari untuk Penuhi Tujuan Bernegara

“Menjadi kader muda partai harus menjadi kader pembelajar dengan kedepankan sikap kenegarawanan, artinya berjuang bagi kemajuan peradaban bangsanya sebagai sikap hidup dan ditempatkan di atas kepentingan pribadi atau golongan," kata Hasto.

Dia mencontohkan, PDIP dalam rekam jejaknya hingga saat ini banyak diisi pemimpin pemuda, sejak Bung Karno, Megawati, Joko Widodo, Prananda Prabowo, dan Puan Maharani.

Hasto juga menyebut nama lain yang mengisi kepemimpinan saat ini, di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas, Adian Napitupulu, hingga Zuhairi Misrawi.

"Begitu banyak tokoh muda lainnya yang sekarang menjadi pimpinan partai, pimpinan dewan, dan juga calon kepala daerah, semua menunjukkan tradisi yang sama yaitu menggembleng diri dan kemampuan menjemput tugas panggilan sejarah," kata dia.

Di samping itu, kata Hasto, PDIP juga mengajarkan pada setiap kader muda bangsa untuk mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Termasuk bangga dengan jati diri kebudayaan bangsa dan punya visi arah masa depan bangsa. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler