Hatta: Belum Ada Keputusan Elpiji 3 Kg Naik

Senin, 30 Agustus 2010 – 14:55 WIB
JAKARTA- Pemerintah belum memastikan rencana kenaikan harga gas elpiji 3 KgRencana kenaikan ini sempat mengemuka karena maraknya ledakan tabung gas sebagai akibat dari pengoplosan elpiji 15 Kg dari tabung 3 Kg karena tingginya disparitas harga.

Menko Perkonomian, Hatta Radjasa menegaskan pemerintah belum mengambil keputusan apapun terkait kenaikan harga elpiji 3 Kg

BACA JUGA: Hubungan Ekonomi Indonesia-Malaysia Tetap Baik

"Perihal ini (kenaikan harga) sebenarnya belum ada keputusan apapun
Sekarang ini masih dilakukan perhitungan terkait opsi-opsi yang ada

BACA JUGA: Stok BBM Subsidi Aman Hingga Akhir Tahun

Yang jelas, dipastikan tidak ada tambahan beban apapun kepada pengguna elpiji 3 Kg," kata Menko Perekonomian, Hatta Radjasa pada wartawan, di Jakarta, Senin (30/8).

Apakah ini artinya Pemerintah tidak akan menaikkan harga tabung gas elpiji 3 Kg? Sayangnya, Hatta tidak tegas menjawab pertanyaan kali ini
Hatta hanya mengatakan bahwa berbagai opsi-opsi memang tengah dibahas Pemerintah untuk mengurangi dispasritas harga antara tabung elpiji 12 Kg dengan tabung gas elpiji 3 Kg.

"Begini, opsinya memang macam-macam

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Harga Sawit Membaik

Tapi dari semua opsi itu tidak akan membebani pengguna elpiji 3 Kg," tegas Hatta.

Meski belum ada kepastian perihal harga tabung gas elpiji, namun tahun depan Pemerintah diketahui akan menambah subsidi untuk alokasi BBM jenis tertentu dan LPG tabung 3 kilogram mencapai Rp92,8 triliunSubsidi ini mengalami kenaikan sebesar Rp3,9 triliun dari APBN-P 2010 yang hanya sebesar 88,9 triliun.

Untuk menghemat subsidi BBM, Pemerintah pun telah mengambil beberapa langkah kebijakanDiantaranya optimalisasi program konversi minyak tanah ke LPG, meningkatkan pemanfaatan energi alternatif, melakukan kajian atas pembatasan kategori pengguna BBM bersubsidi (pembatasan volume) dan pengendalian pengguna BBM bersubsidi melalui sistem distribusi tertutup secara bertahap.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perlu Dibentuk Dewan Pengawas OJK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler