Heboh Makam Warga Dibongkar OTK di Aceh Jaya, Polisi Ungkap Fakta Ini

Rabu, 18 Oktober 2023 – 12:11 WIB
Polisi mengidentifikasi kuburan lama yang dibongkar OTK di Desa Pasie Tubee Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (17/10/2023). ANTARA/HO-Polsek Teunom

jpnn.com, ACEH - Sebuah makam di Desa Pasi Teubee, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh dibongkar orang tak dikenal (OTK).

Belum diketahui apa yang menjadi motif pembongkaran makam tersebut. Polisi telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Makam Dibongkar, Kuku Jempol Tangan Kanan Sumarni Hilang

"Benar tadi pagi (kuburan dibongkar OTK). Saat dapat informasi dari warga kami langsung ke TKP dan mengamankan TKP dengan memasang garis polisi," kata Kapolsek Teunom, Ipda Jepry Rosadi, di Aceh Jaya, Rabu.

Ia mengatakan, setelah mendatangi TKP, mereka langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Jaya guna identifikasi. Sejauh ini tidak ada yang hilang dari kuburan tersebut. 

BACA JUGA: Heboh Video Makam Dibongkar, Orang Hidup Lagi, Oh Ternyata

"Isi kuburannya sudah kami cek atas izin keluarga, Imam gampong dan disaksikan aparatur desa. Alhamdulillah tidak ada yang hilang, dan keluarga langsung memastikannya," ujar dia.

Sementara itu, Keuchik Gampong Pasi Teubee, Karimudin, menyampaikan, pembongkaran kuburan itu pertama sekali diketahui warga setempat yang melintas di lokasi.

BACA JUGA: Ratusan Makam Dibongkar Karena Salah Kiblat

Setelah saksi melihat, ia kemudian melaporkan kepada aparatur Gampong Pasie Tube, dan selanjutnya diteruskan kepada pihak keluarga.

"Dibongkar, tetapi tidak sempat diambil isinya, karena masih setengah digali, langsung ditinggalkan. Saat ini tanah kuburan sudah dirapikan kembali," katanya.

Karimudin menuturkan, kemungkinan pelaku melancar aksinya saat tengah malam, karena waktu magrib ada masyarakat yang melihat kuburan tersebut masih utuh.

"Kuburan tersebut memang sudah lama, sudah lima tahun meninggal, bukan kuburan baru," ujarnya.

Ia tidak mengetahui motif pelaku melakukan hal tersebut, apakah untuk keperluan ilmu hitam atau lainnya.

"Saya mohon aparat kepolisian mengusut kasus ini supaya tidak terulang lagi, baik di gampong saya maupun ditempat lain," demikian Karimudin.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler