Honorer K2 Gagal CPNS Belum Jelas Nasibnya

Kamis, 13 Februari 2014 – 08:11 WIB

jpnn.com - PURWOKERTO - Tambahan data pengumuman hasil seleksi CPNS bagi honorer K2 terus dilakukan secara bertahap.

Nama-nama yang lulus sebagian sudah dipublikasikan. Begitu pun, untuk instansi-instansi yang sudah diumumkan, sudah ketahuan siapa saja yang tidak lulus.

BACA JUGA: Salat Zuhur Berhadiah Mobil Dinilai Syirik

Hanya saja, hingga saat ini belum ada kebijakan dari pusat, terkait nasib para honorer K2 yang gagal.

"Mengenai nasib pegawai honorer K2 yang tidak lolos, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari pusat," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banyumas, Jateng, Achmad Supartono, kemarin.

BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Gelar Salat Zuhur Berhadiah Mobil

Khusus untuk Banyumas,  dia mengatakan, pihaknya sudah menerima pengumuman resmi dari BKD Provinsi.

"Pengumuman resmi sudah diterima, namun suratnya diminta untuk mengambil sendiri di pusat. Kami sudah mendelegasikan perwakilan untuk mengambilnya," tegasnya.

BACA JUGA: Kopi Tak Ada, DPRD Enggan Rapat Paripurna

Diberitakan sebelumnya, dari 1.141 pegawai honorer K2 di Banyumas yang mengikuti seleksi, hanya 526 pegawai yang lolos. Lebih rinci, jumlah itu terdiri dari 360 guru honorer K2, 30 tenaga kesehatan, dan 136 tenaga teknis administrasi dan lainnya.

Menindaklanjuti pengumuman tersebut, BKD Banyumas akan segera menyebar undangan kepada pegawai yang lolos untuk sosialisasi pemberkasan yang rencananya akan digelar Sabtu (15/2).

Dia juga meminta para pegawai honorer K2 untuk tetap waspada. Terutama yang tidak lolos seleksi. Disinyalir banyak orang yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi tersebut.

Para honorer K2 diharapkan menunggu tindak lanjut dari BKD, terkait pengumuman tersebut. Dia menjelaskan, kelulusan menjadi kewenangan Panselnas. Sedangkan daerah tidak memiliki kewenangan untuk meloloskan honorer K2 menjadi CPNS.

"Baik yang lolos maupun yang tidak, kami berharap untuk tetap waspada terhadap adanya upaya penipuan dari oknum tertentu. Karena seleksi dan penilaian di tingkat pusat dilakukan secara objektif," katanya. (bay/acd/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kerukunan Jadi Modal KarSa untuk Periode Kedua


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler