IHSG Cenderung Fluktuatif

Kamis, 29 September 2011 – 06:00 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah dua hari bangkitKeberhasilan itu tak lepas dari gerak bursa regional yang rata-rata rebound

BACA JUGA: Laba Chandra Asri Naik 15 Persen

Investor pun tidak menyia-nyiakan momentum itu dengan melakukan akumulasi beli pada sejumlah saham-saham unggulan


"Pelaku pasar memanfaatkan momen dengan masuk market," ungkap Purwoko Sartono, kepala riset Panin Sekuritas, di Jakarta, Rabu (28/9)

BACA JUGA: PLTG Senipah Sedot Rp 1 Triliun

Purwoko menyebut menggeliatnya indeks itu juga didukung gairah investor asing
Di mana setelah mereka secara masif keluar pasar, dua hari terakhir pelan namun pasti mulai menyerbut market

BACA JUGA: WiKa Serius Investasi Listrik



Mereka masuk pasar dengan kepentingan utama mengoleksi saham-saham dengan valuasi murah"Melihat situasi saat ini alasan itu cukup masuk akalKarenanya, aliran dana asing masuk market akan tetap deras," garansinya.

Meski begitu Purwoko tidak terlalu pede dengan gerakan indeks pada lanjutan perdagangan hari iniDalam ramalannya, indeks paling banter akan bergerak mixVolatilitas indeks masih akan tersaji seiring perkembangan utang negara-negara Eropa"Kami perkirakan indeks masih akan bergerak volatilePergerakan bursa regional hari ini akan dipengaruhi oleh pergerakan bursa Eropa dan Dow JonesFaktor eksternal macam berita krisis utang Eropa akan membayangi pergerakan indeks," tukasnya

Di sisi lain, meski investor asing terus merangsek, itu tidak menjamin indek bergerak atraktifIndeks sepanjang perdagangan hari ini diduga setidaknya akan bergerak dikisaran support 3.435 dan resistence 3.560"Sejatinya indeks masih dinaungi aura positifTetapi, setelah munculnya laporan yang menyebut masih ada beberapa negara menolak menyetujui rencana penanganan krisis di Eropa, investor jadi sedikit ragu," imbuh Abidin, analis Milenium Danatama Sekuritas.

Sementara menyudahi perdagangan Rabu (28/9) Indeks menguat 39,23 poin (1,13 persen) ke posisi 3.513,17Indeks LQ45 naik 9,82 poin (1,62 persen) ke level 614,53 poinSebanyak 105 naik, 136 saham turun dan 72 saham tidak bergerakFrekuensi transaksi sebanyak 150,154 kali, pada volume mencapai 5,076 miliar lembar saham senilai Rp 5,244 triliun.

Sementara, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.650 ke Rp 62.200, United Tractor (UNTR) naik Rp 850 ke Rp 21.950, PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 16.100Bursa regional bergerak beragamIndeks Hang Seng melemah 119,49 poin (0,66 persen) ke level 18.011,06, indeks Nikkei-225 naik 5,70 poin (0,07 persen) ke level 8.615,65, dan Straits Times melemah 27,97 poin (1,03 persen) ke level 2.697,94(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kenaikan Harga Property Antara 15-20 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler