IHSG Tergerus Lagi

Senin, 08 Juni 2015 – 21:12 WIB

jpnn.com - JAKARTA Indeks harga saham gabungan (IHSG) awal pekan terkoreksi cukup dalam. Pada penutupan perdagangan sore tadi (8/6), IHSG tergerus 85,580 poin (1,68 persen) ke level 5.014,992 dan indeks LQ45 anjlok 17,795 poin (2,02 persen) menjadi 863,432.

Frekuensi transaksi perdagangan reguler hari ini mencapai 199.578 kali dengan volume sebanyak 3,498 miliar saham atau sebesar Rp 3,498 triliun. Sebanyak 236 saham turun, 57 saham naik, dan selebihnya stagnan.

BACA JUGA: Waduh.... 14 Daerah Ini Belum Cairkan Anggaran Pilkada

Saham-saham dengan penurunan nilai paling dalam (top losers), antara lain, Surya Citra Media (SCMA) turun 650 (17,57 persen) menjadi 3.050. Mitra Keluarga (MIKA) turun 600 (2,40 persen) menjadi 24.425. Bank BCA (BBCA) turun 550 (3,89 persen) menjadi 13.575. Mayora (MYOR) turun 500 (1,89 persen) menjadi 26.000.

Sebaliknya, saham-saham dengan kenaikan nilai tertinggi (top gainers), di antaranya, United Tractors (UNTR) naik 875 (4,26 persen) ke level 21.400. Astra Agro (AALI) naik 625 (2,49 persen) ke level 25.700. Indo Tambangraya (ITMG) naik 325 (2,42 persen) ke level 13.750. Multi Bintang (MLBI) turun 125 (1,79 persen) ke level 7.100.

BACA JUGA: Tekanan Berkurang, IHSG Rebound Jelang Penutupan

Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo melihat pasar dalam kondisi ketakutan. Tapi, faktor apa yang paling ditakutkan?

”Apa sih yang ditakutkan sama market? Dolar di Rp 13.400? Rp 13.500? Memang mau melemah sampai berapa sih? Net sell (penjualan bersih) asing hari ini relatif kecil. Jadi, apa yang ditakutkan?” ungkapnya, jelang penutupan sore ini.

BACA JUGA: Sempat Terkerek di Siang Hari, IHSG ke Zona Merah Lagi

Dari bursa regional, indeks Hang Seng meski naik tapi masih ditutup di bawah resistance pertama di level 27.425. Artinya, sinyalnya belum positif. ”IHSG malah mendingan. 

Setidaknya IHSG sudah bikin new low di bawah level support lama di 5.015.  Ini membuat IHSG sudah resmi tren turunnya menjadi subwave 5.  Kalau nanti ada reversal berarti IHSG sudah bisa bullish,” ulasnya.(jawapos)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BRI Bidik Dana Rp 12 Triliun dari Penerbitan Obligasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler