Indeks Melorot, Bukan Saat Tepat untuk Membeli

Jumat, 17 Desember 2010 – 05:05 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rapuhKoreksi terus terjadi sehingga anjlok 86,576 poin (2,37 persen) ke level 3.571,738 dan Indeks LQ 45 turun 19,007 poin (2,90 persen) ke level 635,811 pada penutupan perdagangan kemarin

BACA JUGA: Bakrie Telecom Kumpulkan Ponsel Rongsokan

Aksi jual dan beli tidak berimbang.

Analis pasar modal, Leo Herlambang, mengatakan apa yang terlihat pada dua pekan belakangan ini menunjukkan bahwa indeks memang belum kuat
"Memang nggak kuat

BACA JUGA: Bank Nagari Fokus Garap UMKM

Melihat model turun naiknya dua minggu terakhir ini menunjukkan market nggak begitu kuat," ujarnya, kemarin (16/12).

Pola perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) belakangan ini terlihat sama yaitu sempat naik tinggi kemudian jelang penutupan dipangkas lagi
"Itu ada indikasi ada orang yang mau buang (jual)," ucapnya.

Memang, kata Leo, market tidak keluar sepenuhnya tetapi secara selektif

BACA JUGA: Astra Akuisisi Seluruh Saham GES

Sebaliknya, aksi belinya pun juga sangat selektifMarket saat ini dinilai terlalu tinggi sehingga bukan merupakan saat yang tepat untuk membeli"Apalagi ada statement dari salah satu investment manager yang mengelola dana terbesar mengatakan posisi indeks saat ini sulit ditebakBagi mereka yang investasi jangka pendek bisa merealisasikan keuntungannyaBagi yang jangka panjang harus tunggu tiga sampai lima tahun ke depan," terangnya.

Ketika harga saat ini dinilai terlalu tinggi pada akhirnya harus menunggu momen yang tepat"Ada saran harus melepas dulu dan ambil untung awal tahun depan," kata Leo yang memerkirakan sampai hari ini (Jumat) indeks masih berkutat di level 3500.

Transaksi perdagangan kemarin di seluruh pasar mencapai 115.487 kali pada volume 10,404 juta lembar saham senilai Rp 5,829 triliunSebanyak 60 saham naik, 185 saham turun dan 70 saham stagnanTransaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 1,07 triliun.

Bursa Asia dan regional tidak jauh berbeda.Indeks Komposit Shanghai turun 13,28 poin (0,46 persen) ke level 2.898,14Indeks Hang Seng naik tipis 306,57 poin (1,33 persen) ke level 22.668,78Indeks Nikkei 225 melemah 1,51 poin (0,01 persen) ke level 10.311,29Indeks Straits Times turun 5,26 poin (0,17 persen) ke level 3.141,94.(gen)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bapepam Kaji Dugaan Pelanggaran IPO Krakatau Steel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler