'Indonesia Mini' di Ho Chi Minh City Pukau Warga Vietnam

Selasa, 27 September 2016 – 11:55 WIB

jpnn.com - HO CHI MINH CITY - Janji Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI untuk menggebrak Vietnam bukan omong kosong. Sabtu lalu (24/9), kementerian yang dipimpin Arief Yahya itu sukses menebar pesona di Sc Vivo City Mall, sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Ho Chi Minh City.

Selama dua hari pada 24-25 September, Kemenpar menggelar Festival Wonderful Indonesia di Sc Vivo City Mall. Lantai I mall seluas 26.000 meter persegi itu pun penuh sesak. Warga Saigon yang mulai libur kerja membanjiri pusat perbelanjaan menengah atas itu.

BACA JUGA: Emas Motif Batik Sumbang 86 Persen Pendapatan Antam

Mereka berdecak kagum. Terpana dengan performance Wonderful Indonesia yang diboyong Kemenpar dari tanah air.

Ada tari-tarian daerah, lagu-lagu klasik, alat musik sasando dari Rote, kendang Sunda, hingga pertunjukan batik karnival setinggi 3 meter lebih yang dipamerkan di Sc Vivo City Mall. Penonton yang umumnya kalangan keluarga itu juga terpuaskan dengan pameran seni budaya dan permainan anak-anak yang menyenangkan.

BACA JUGA: KAI Target Raih Pendapatan Rp 10 Triliun

Kontes batik dan wayang golek menjadi sasaran anak-anak dan remaja. Sejak Festival Wonderful Indonesia dibuka  pukul 09.00, warga setempat sudah mengantre. Mereka berebut belajar membatik dan mengecat wayang golek yang diboyong langsung dari Bandung.

Sejak pagi hingga malam mal ditutup pukul 21.30, animo membatik dan mewarnai wayang golek tak henti-hentinya. Begitu pula dengan game ular tangga. Anak-anak berebut melewati tangga mainan yang disiapkan panitia. Yang lolos mendapatkan voucher bonus foto selfie keluarga. Setelah dijepret, tak sampai lima menit sudah ada fotonya.

BACA JUGA: Beyond Bali Memukau OzAsia Festival 2016 di Australia

Pada hari pertama pameran, panitia mencetak lebih dari 500 foto. Mereka selfie di venue yang khusus didesain berbentuk rumah adat Betawi.

Yang tak alah seru adalah game Explore Futher. Pengunjung bisa menjelajahi wisata Indonesia dengan sensasi teknologi 9D. Warga yang penasaran rela antre mengular sejak pagi.

Bahkan hingga mal mau tutup, antrean masih mengular sampai di luar area pameran. Dalam sehari lebih dari 1000 orang memanfaatkan mainan ini. Dengan mengenakan kacamata teknologi 9D, pengunjung duduk dan digoyang-goyangkan penuh kejutan.

Enof, pimpinan Enof Pro Dancer Jakarta yang memboyong 5 penari mengaku puas dengan membeludaknya penonton. Tarian Wonderful Indonesia yang dikolaborasikan dengan berbagai tarian daerah sukses menyedot perhatian warga.

Dengan kostum yang gemerlap, para penari membuat warga di negeri bekas jajahan Prancis itu  terpesona. Ada tari Remo, tari Kecak, Ding Badingding, tari Topeng dan Sajojo.

Kontes batik karnival juga tak kalah seru. Dua peraga dengan kostum karnivalnya membuat heboh seantero mal.

Dengan kostum bermotif kupu-kupu dan burung cenderawasih, dua orang berjalan keliling mal. Pengunjung mal pun berebut foto dari sore hingga malam. Tak henti-hentinya orang berselfie bersama keluarganya.

Tak ketinggalan sudut kafe yang didesain ala Indonesia. Pengunjung mengantre demi kopi dari pagi hinggal mal ditutup. "Saya benar benar kewalahan," kata Petrus Matheos, peracik kopi dari komunitas pecinta kopi Enhaii Barista Associate, Bandung.

Begitu pula dengan  kontes mewarnai wayang golek. Anak-anak didampingi orang tua mereka betah berjam-jam belajar mengecat wayang.

 "Saya menyiapkan 200-an wayang habis tidak sampai sehari. Wayang yang selesai diwarnai boleh dibawa pulang untuk oleh-oleh," kata Dr Barnas Sabungan M.M.Pd, perajin wayang dari Graha Wayang Golek Big Giriharja Baleendah Bandung.

Sedangkan Batik Gonggong khas Batam yang dibawa perajin batik, Amri juga diserbu anak-anak. "Punggung saya rasanya ngilu karena dari pagi hingga malam tidak berhenti mengajari membatik," kata Amri yang dalam sehari menghabiskan 200-an kanvas batik.

Konjen RI Ho Chi Minh City, Jean Anes yang membuka festival itu merasa optimistis promosi Wonderful Indonesia  akan berdampak besar padang kunjungan turis asal Vietnam ke Indonesia. "Warga Vietnam jangan khawatir, kami jamin Indonesia aman untuk berlibur wisata. Indonesia punya banyak destinasi yang menakjubkan. Seindah Wonderful Indonesia yang kami pamerkan kali ini," katanya.

Eddy Susilo, Kepala Bidang Festival Pasar Asia Tenggara Kemenpar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada warga Ho Chi Minh City yang membanjiri pameran. "Tidak sia sia kami menyulap Indonesia mini di Sc Vivo City Mall," ucapnya.

Asdep Pengembangan Pemasaran Wilayah ASEAN Rizki Handayani yang sedang berada di Ho Chi Minh pun ikut terkagum-kagum dengan antusiasme publik di sana. "Ada opportunity baru dari sini, kita bisa belajar banyak," ungkap Rizki Handayani mendampingi Deputi I Gde Pitana. (adv/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terapkan Layanan Digital, Operasional Asuransi Hemat 50 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler