Industri Keramik Penetrasi ke Australia dan Filipina

Kamis, 14 April 2016 – 01:17 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SURABAYA – Australia dan Filipina menjadi bidikan pelaku industri keramik Indonesia. Dua negara tersebut dianggap memiliki permintaan keramik yang cukup menjanjikan.

Marketing Manager PT Adyabuana Persada (Milan Ceramic Tile) Aldy Pranata menjelaskan, Filipina adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN.

BACA JUGA: CATAT! Ini Pesan Legislator Jelang Puasa dan Lebaran

“Hal ini mampu mendorong pertumbuhan di sektor lain seperti konstruksi sehingga penjualan keramik terdongkrak. Hanya, untuk Filipina dan Australia, kami mengekspor produk segmen menengah ke atas, yaitu granit. Sebab, di negara-negara itu, trennya sudah beralih dari keramik ke granit,’’ ujar Aldy, Selasa (12/4).

Faktor cuaca juga menjadi alasan produk granit lebih bisa diterima. Sebab, granit lebih cocok untuk cuaca di negara empat musim jika dibandingkan dengan keramik.

BACA JUGA: Pemerintah Dorong Industri Perawatan Pesawat

Ekspor mampu menyumbang 20 persen dari total kapasitas penjualan Milan Ceramic. Pihaknya tahun ini berencana mempertahankan kontribusi ekspor di angka tersebut. (vir/jos/jpnn)

BACA JUGA: Bisnis Perawatan Pesawat Capai Rp 13,2 Triliun

BACA ARTIKEL LAINNYA... Target Penyaluran KPR Tumbuh 30 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler