Industri Komponen Didorong Manfaatkan Proyek Negara

Kamis, 30 Maret 2017 – 19:55 WIB
Ilustrasi. Foto: Radar Surabaya/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Global Expo Management (GEM) menghelat tiga pameran sekaligus yang diikuti 1.100 perusahaan dari 25 negara di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pameran itu adalah Inapa 2017, Conmine 2017, dan RailwayTech Indonesia 2017.

BACA JUGA: Membedah Kecanggihan Fitur All New Scoopy

Hal itu tak lepas dari pesatnya pertumbuhan industri, khususnya di sektor otomotif, infrastruktur, dan perkeretaapian.

Pertumbuhan itu membuat ketiga pilar tersebut menjadi kontributor utama pembangunan nasional.

BACA JUGA: 5 Besar Penguasa Pasar Sepeda Motor Selama 2017

’’Pameran ini dihadiri para pebisnis otobus, tourism, dan pelaku kendaraan komersial. Sebanyak 70 persen industri penunjang akan datang dari luar negeri, sedangkan perusahaan karoseri berpartisipasi 100 persen di Indonesia,’’ kata Direktur GEM Indonesia Baki Lee saat opening ceremony, Rabu (29/3).

Sebanyak 1.100 perusahaan yang bergabung berasal dari Tiongkok, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan.

BACA JUGA: Industri Alas Kaki Kurangi Produksi Hingga 50 Persen

Mereka menampilkan produk andalan untuk mencari pasar baru di Indonesia.

Selain itu, pameran tersebut menampilkan bus, truk, peralatan berat, dan industri karoseri.

Tak ketinggalan beragam hardware dan peralatan otomotif.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menyatakan, pemerintah mendukung sepenuhnya pameran tersebut sebagai wadah yang membuka peluang kerja sama bisnis antarindustri.

Bukan hanya itu, selain menyebut memiliki manfaat ganda, Putu berharap pameran sejenis dapat meningkatkan kontribusi industri lokal pada proyek-proyek strategis di tanah air.

’’Selain membuka pasar dan peluang investasi, pameran seperti itu berpotensi mengembangkan industri dalam negeri, khususnya komponen otomotif,’’ jelas Putu.

Menurut dia, industri komponen akan tumbuh seiring dengan berkembangnya pasar.

Karena itu, dia menyarankan industri komponen nasional memanfaatkan peluang proyek dari pemerintah.

’’Seperti infrastruktur perkeretaapian, ini banyak proyek pemerintah. Nah, itu kan market, jangan sampai proyek pemerintah dimanfaatkan industri-industri dari luar. Harus dalam negeri, kita dulu yang harus diberi kesempatan,’’ ujarnya. (agf/c23/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejar Target, Krama Yudha Rombak Struktur Bisnis


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
industri   otomotif  

Terpopuler