Ingin Ucapkan Terima Kasih, Keluarga yang Diselamatkan dari Banjir Kini Mencari Aiptu Sujadi

Kamis, 14 Maret 2019 – 11:58 WIB
Keluarga yang terselamatkan dari arus Banjir Madiun. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, MADIUN - Keluarga korban banjir di Kabupaten Ngawi, Jatim bersyukur bisa selamat setelah terjebak banjir di Tol Madiun pekan lalu.

Mereka adalah keluarga Arina Fitroh (35) dan dua anaknya Sifa Nurkaromah (5) dan Khamim Nurmahmudin (3) yang berhasil selamat setelah terjebak banjir tersebut. 

BACA JUGA: Krisis Air Bersih, Warga Mencuci Gunakan Genangan Sisa Banjir

Keluarga itu berhasil selamat karena dibantu oleh anggota kepolisian Aiptu Sujadi yang berani menantang arus banjir demi menyelamatkan nyawa dua anak tersebut. 

BACA JUGA : Kisah Heroik Aiptu Sujadi, Selamatkan Anak-Anak Terjebak Banjir 2 Meter

BACA JUGA: Terungkap, Satu Lagi Penyebab Banjir Besar di Madiun

Kini keluarga Arina ingin bertemu lagi dengan polisi yang telah menyelamatkan anak-anak mereka tersebut.

"Kami berharap bisa bertemu, untuk mengucapkan terima kasih dan menjalin silahturahmi," kata Arina.

BACA JUGA: Astaga, Korban Banjir Madiun Dapat Bantuan Roti Kedaluwarsa

Bagaimana jasa Aiptu Sujadi itu tak dikenang, saat itu dua anaknya nyaris hanyut karena banjir yang meninggi, sang polisi datang menggendong keduanya membawa ke tempat yang aman.

BACA JUGA : Bengawan Solo Meluap, 15 Desa Terendam Banjir

Khamim Rosyidi, kakak Arina yang juga ikut mengungsi tak berdaya membantu dua anak itu. Beruntung saat kritis, rombongan keluarga Aiptu Sujadi anggota Polres Kediri, berhenti dan melakukan penyelamatan.

"Kami bahkan diberikan pakaian dan uang saat itu. Setelah itu kami tidak bertemu lagi, padahal belum sempat berkenalan," sambung Arina.

Setelah membantu Arina dan anak-anaknya,  keluarga Aiptu Sujadi langsung melanjutkan perjalanan menuju Kediri.

BACA JUGA : Banjir di Ngawi, Petani Merugi hingga Rp 33 Miliar

Sebagaimana diketahui, banjir kali ini merupakan yang terparah sejak terjadi pada 2007 silam. Sebanyak 25 desa dari 6 kecamatan tenggelam akibat luapan Sungai Bengawan Madiun.

Sebanyak 4.150 rumah terendam banjir, sehingga menyebabkan penderitaan 6.690 kepala keluarga. Bahkan 4.607 warga terpaksa mengungsi. (pul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Surut, Jalan Tol Madiun – Caruban Sudah Lancar


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler