Ini Rencana Kemenag Setelah Izin Ponpes Shiddiqiyyah Dicabut, Singgung Ayah Mas Bechi Jombang

Sabtu, 09 Juli 2022 – 18:26 WIB
Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As'adul Anam. Foto: Ardini Pramitha/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jatim berencana mengunjungi pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Kiai Muchtar Mu'thi dalam waktu dekat.

Hal tersebut dilakukan menyusul pencabutan izin operasional Ponpes Shiddiqiyyah oleh Kemenag sedari Kamis (8/7).

BACA JUGA: Buntut Kasus Mas Bechi, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Langsung Ditinggal Para Santri

Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As'adul Anam menjelaskan kunjungan itu guna menanyakan keberlangsungan pondok pesantren seusai penangkapan anak sang pengasuh, MSAT alias Mas Bechi.

"Kami akan meminta penjelasan dari Pak Kiai ini seperti apa, akan kami tanyakan,” katanya sebagaimana dilansir jatim.jpnn.com, Jumat (8/7).

BACA JUGA: Gegara Kasus Mas Bechi, Ruang Rahasia di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang Terbongkar, Ternyata

As’adul Anam menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan pencabutan izin operasional tersebut hanya bersifat sementara atau selamanya.

“Ada kemungkinan ponpes tersebut dibuka kembali. Namun, harus melewati beberapa tahap guna memastikan stakeholder di sana sudah memahami asas kemaslahatan pesantren. Butuh 2-3 tahun ke depan,” ujarnya.

BACA JUGA: Yaritza Tantang Kiai Muchtar Mu’thi Ayah Mas Bechi Jombang Buktikan Pernyataannya di Pengadilan

Diberitakan sebelumnya, pencabutan izin operasional Ponpes Shiddiqiyyah lantaran menyembunyikan tersangka pelecehan seksual yang dilakukan Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi terhadap sejumlah santriwati.

BACA JUGA: Buntut Kasus Mas Bechi, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Langsung Ditinggal Para Santri

Diketahui Mas Bechi merupakan seorang anak dari pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah. (mcr23/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler