Ini yang Menjadikan Risma Jadi Wali Kota Terbaik Dunia

Rabu, 04 Februari 2015 – 10:23 WIB
Ini yang Menjadikan Risma Jadi Wali Kota Terbaik Dunia. Tampak Tri Rismaharini (kanan) saat hendak menggendong bayi TKW yang dibebaskan di Malaysia. Foto Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA - Kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini diakui dunia. Ia dinobatkan menjadi wali kota terbaik ketiga se-jagad. Urutan pertama diraih Wali Kota Calgary, Kanada, Naheed Nanshi dan yang kedua oleh Wali Kota Ghent, Belgia.

Risma dianggap telah menarik perhatian nasional dan internasional karena mempromosikan penuh semangat, kebijakan sosial ekonomi, dan lingkungan di kota terbesar kedua di Indonesia. Alasan inilah oleh World Mayor Prize (WMP) yang setiap tahun menunjuk wali kota terbaik dunia yang diumumkan di laman www.worldmayor.com memilih Risma.

BACA JUGA: Setkab Siapkan Perppu Save KPK

World Mayor merupakan sebuah organisasi nonprofit yang bertaraf internasional Organisasi itu mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang baik.

Apa yang membuat Risma menjadi terbaik? Laman tersebut menjelaskan bahwa kebijakan Risma yang telah membuat sebagian besar lahan kosong menjadi ruang terbuka sangat diapresiasi. Ada sebelas taman besar di Surabaya dengan tema yang berbeda. Banyak taman juga  menyediakan akses wifi.

BACA JUGA: Ini 6 Alasan Jokowi Harus Lantik BG Jadi Kapolri

Ada juga perpustakaan, pusat kebugaran, dan fasilitas olahraga lainnya. Surabaya juga telah memperbesar
ruang terbuka lainnya, seperti pemakaman, yang berfungsi sebagai resapan air. Dia juga dilihat dari  kiprahnya menutup lokalisasi.

Termasuk selalu mendampingi keluarga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata pada 28 Desember 2014.

BACA JUGA: Jadi Wali Kota Terbaik Ke-3 Dunia, Risma Wakili Asia

Kabag Kerja Sama Pemkot Surabaya, Ifron Hady Susanto menerangkan bahwa penghargaan semakin meneguhkan nama Kota Surabaya di dunia internasional.

“Jelas penghargaan semacam ini sangat berarti bagi sebuah kota seperti Surabaya. Apalagi, kita sudah memasuki era MEA 2015,” kata Ifron seperti yang dilansir Radar Surabaya (Grup JPNN.com), Rabu (4/2). (jan/jee/awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ibunda Sakit, Saksi Kasus Komjen Budi tak Penuhi Panggilan KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler