Ini yang Terjadi 2 Hari Sebelum Briptu Khairul Tamimi Ditembak Bripka MN

Rabu, 27 Oktober 2021 – 19:42 WIB
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. (ANTARA/Dhimas B.P.)

jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Kakak Briptu Khairul Tamimi, Fathony Karuniawan meminta polisi mengusut tuntas kasus penembakan adiknya itu oleh Bripka MN atau M Nasir, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Wanasaba, Lombok Timur (Lotim).

Fathony meyakini aksi brutal Bripka MN terhadap Briptu Khairul Tamimi merupakan pembunuhan berencana.

BACA JUGA: Tembakan Pertama Mengenai Dada Briptu Khairul, Bripka MN Belum Berhenti, Makin Brutal

"Kami yakini bahwa ini adalah pembunuhan berencana," kata Fathony, Selasa (26/10).

Keluarga anggota bagian humas Polres Lotim itu pun berharap pelaku diberikan hukuman setimpal atas pembunuhan terhadap Briptu Khairul.

BACA JUGA: Peringatkan Jajaran Reskrim, Irjen Ahmad Luthfi: Jangan Sampai Tebang Pilih

"Kami keluarga minta penegakkan hukum seadil-adilnya," ujar dia.

Menurut Fathony, keluarga tidak punya firasat apa-apa sebelum kepergian korban.

BACA JUGA: Ini Kalimat Bripka MN Sebelum Menembak Briptu Khairul dari Jarak Dekat, Detik-Detik Mengerikan

Dia hanya mengungkap 2 sebelum dihabisi Bripka MN, adiknya itu pulang ke kampungnya di Desa Gontoran, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

"Adik kami ini pulang bertemu keluarga usai mengikuti seleksi pasukan perdamaian PBB di Polda NTB," ungkap Fathony.

Menurut dia, adiknya mengikuti kegiatan itu sampai sore hari, kemudian langsung pulang ke kampungnya di Desa Gontoran.

"Pada malamnya, baru kemudian dia (almarhum) pulang ke Lombok Timur," ucapnya.

Fathony menyebut itulah pertemuan terakhir Briptu Khairul dengan keluarga.

"Pada hari Senin kemarin tahu-tahunya kami mendapat kabar tentang kematiannya," tuturnya.

BACA JUGA: Korban Penyerangan KKB yang Mengakibatkan 2 Anggota TNI - Polri Gugur Dilindungi LPSK

Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian Briptu Khairul dengan cara dibunuh.

"Terlebih, adik kami ini punya cita-cita besar, ingin membahagiakan orang tua," ujar Fathony.

Di mata Fathony, korban merupakan sosok bersemangat mengejar apa yang dicita-citakan.

Meskipun disibukkan dengan tugas-tugas sebagai anggota Polri, Briptu Khairul Tamimi tetap bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta di Lombok Timur.

Briptu Khairul merupakan mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Muhammadiyah Selong.

"1 November (2021) ini dia akan mengikuti yudisium dan pada 29 November akan wisuda di salah satu hotel di Senggigi," tandas Fathony.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto mengatakan kasus polisi tembak polisi itu masih dalam penyidikan. Terutama, mencari tahu motif pembunuhan tersebut.

"Polda NTB bersama jajaran, khususnya Polres Lombok Timur sedang berusaha mengungkap apa motif yang sebenarnya sehingga pelaku menembak rekan seprofesinya," ucap Kombes Artanto. (der/radarlombok)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler