Intan Fauzi: Pemindahan Ibu Kota Jangan Membebani Anggaran Negara

Rabu, 28 Agustus 2019 – 23:46 WIB
Anggota Komisi V DPR RI, Intan Fitriani Fauzi. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN Intan Fauzi menyarankan kebijakan pemindahan ibu kota negara tidak terlalu membebankan anggaran negara. Pasalnya, apabila membebanu anggaran negara maka alokasi untuk kesejahteraan rakyat akan terabaikan.

Menurut Intan, skema pembiayaan pemindahan ibu kota dari APBN sebesar 19 persen, selebihnya adalah Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

BACA JUGA: Pemindahan Ibu Kota, Kemendagri Bakal Bahas Revisi UU DKI?

"Jangan sampai kemudian beban kita menjadi lebih besar karena utang. KPBU itu tinggi yang harus menurut saya menjadi perhatian pemeritah," kata Intan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/8).

Dia mengatakan pemerintah sudah menyebutkan pembiayaan pemindahan ibu kota sebesar Rp465 triliun sehingga kebutuhan dana tersebut jangan terlalu banyak membebani anggaran negara.

BACA JUGA: Bertemu Jokowi, Ridwan Kamil Minta Perencanaan Ibu Kota Baru Dikaji Ulang

Intan mengatakan memindahkan tidak semudah yang dipikirkan, misalnya ketika pemerintah membangun bandara Kertajati agar wilayah di sekitar akan "hidup" pembangunannya.

"Namun masyarakat pengguna pesawat pusatnya di Bandung dan Jakarta, sehingga memindahkan saja tidak gampang, harus benar-benar dikaji mendalam. Kita punya UU yang sangat bagus, sehingga tidak bisa langsung pinda ibu kota," ujarnya.

BACA JUGA: Pemindahan Ibu Kota Bikin Rakyat Makin Sejahtera

Menurut dia, pemindahan ibu kota di beberapa negara merupakan hal yang wajar, yaitu dengan konsep pemisahan antara kota bisnis dan ibu kota seperti New York-Washington, Kuala Lumpur-Putra Jaya.

Dia memahami adanya rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur, namun payung hukumnya harus ada sehingga kebijakan tersebut jangan sampai menyalahi peraturan perundang-undangan.

"Lalu sudah diwacanakan Jakarta tetap eksis menjadi kota dagang, namun namanya bisnis dengan administrasi pemerintahan tidak bisa lepas. Kalau jarak Kalimantan dengan Jakarta tidak jauh apalagi ditunjang dengan bandara yang memadai, namun beban biaya akan menjadi lebih tinggi," katanya.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yakin Pemindahan Ibu Kota Tuntas sebelum Masa Jabatan Jokowi Berakhir


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler