Investor Pasar Modal Kaltim dan Kaltara Meningkat Pesat

Kamis, 27 September 2018 – 01:29 WIB
Bursa Efek Indonesia. Foto dok Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, BALIKPAPAN - Jumlah investor pasar modal di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara meningkat pesat.

Berdasarkan single investor identification (SID), jumlah investor meningkat 20,03 persen.

BACA JUGA: Potensi Pasar Modal Syariah Sangat Menjanjikan

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan Dinda Ayu Amalia mengatakan, pertumbuhan ini tidak lepas dari program sosialisasi ke universitas.

Dari pertumbuhan itu, didominasi oleh mahasiswa-mahasiswa dan retail.

BACA JUGA: 58 Perusahaan Berpeluang Himpun Rp 66 Triliun di Pasar Modal

“Kami juga mengincar seluruh segmen. Bahkan pasar tradisional kami jajaki. Mayoritas investor baru. Oleh karena itu, kepemilikan sahamnya sedikit jika dibanding provinsi lain di Kalimantan,” ujar Dinda, Selasa (25/9).

Dia menerangkan, jumlah investor di Kaltimra saat ini 18.202 SID. Posisi pada awal tahun ini 7.132 SID.

BACA JUGA: Rekaman Menteri Rini-Sofyan Ganggu Kepercayaan Pasar Modal?

Meski jumlah investor tumbuh pesat, kepemilikan saham terbilang sedikit, yakni hanya Rp 921,48 miliar.

Di Kalimantan, sambung Dinda, nilai kepemilikan saham paling tinggi di Kalimantan Selatan yakni Rp 43,59 triliun.

Namun, jumlah investor lebih kecil daripada Kaltim yang hanya 10.756 SID atau tumbuh 21,04 persen dari tahun lalu.

“Investor di Kalsel lebih banyak yang bersifat jangka panjang sehingga nilai simpanannya lebih besar. Selain itu, di provinsi ini investor memulainya juga duluan,” kata Dinda. (aji/ndu/k18)

BACA ARTIKEL LAINNYA... LCKM Emiten Baru Pertama Tahun Ini


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler