IPW Menduga Pengeroyokan Ade Armando Sudah Direncanakan

Selasa, 12 April 2022 – 07:12 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso. Ilustrasi Foto: Dok pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polda Metro Jaya segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando saat demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4) kemarin.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan kasus tersebut harus diusut tuntas dari bawah sampai atas hingga terungkap siapa aktor intelektual yang menungganginya.

BACA JUGA: Ade Armando Dikeroyok Saat Demo Mahasiswa, Hendardi Beri Catatan, Simak Nomor 4

"Terhadap orang-orang yang diduga melakukan pengeroyokan Ade Armando, pihak Polda Metro harus tegas,” ujar dia sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (12/4).

Dia pun menyinggung pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa Polri harus melakukan penegakan hukum terhadap aksi anarkistis.

BACA JUGA: Begitu Keberadaan Ade Armando Terdeteksi, Kelompok Itu Merancang Aksi Brutal

“Tarik sampai ke atas hingga tuntas," tegas Sugeng.

Menurut Sugeng, penangkapan pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando dapat dijadikan pintu masuk kepolisian untuk mengungkap siapa-siapa saja provokatornya. Di samping juga, polisi dapat menemukan penyandang dana yang menunggangi demo BEM SI agar menjadi kacau.

BACA JUGA: Ade Armando Babak Belur Dikeroyok, Celana Dipeloroti, Imam Shamsi Ali: Saya Mengecam!

Dia menyebut para pengeroyok bisa dikenakan Pasal 170 KUHP dan juga terhadap pihak yang memprovokasi melalui medsos tentang keberadaan Ade Armando di lokasi demo dapat dikenakan sebagai pihak provokator kekerasan dengan menggunakan media sosial.

Dia menduga pengeroyokan terhadap Ade Armando sudah direncanakan para pelaku sebelumnya.

“Jelas direncanakan oleh kelompok provokator yang mendeteksi keberadaannya di lokasi demo. Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba sekelompok orang menganiaya secara bersama-sama, menelanjangi korban Ade Armando,” kata Sugeng.

IPW lanjut dia, sebelumnya sudah mengingatkan aparat adanya kelompok-kelompok yang akan menunggangi demo BEM SI.

"Polisi harus tegas pada pelaku-pelaku tindak pidana kekerasan yang dilatarbelakangi dengan kebencian karena perbedaan keyakinan dan sikap politik," pungkas Sugeng. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Denny Siregar Mengabarkan Kondisi Ade Armando


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler