IPW Minta Polisi Moge Tidak Dijadikan ATM

Kamis, 27 Oktober 2011 – 13:45 WIB

JAKARTA - Ulah oknum polisi lalu lintas banyak dikeluhkan masyarakatKetua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta

BACA JUGA: Tokoh Papua Pertanyakan Hati Nurani SBY

S Pane, menegaskan, salah satu  yang dikeluhkan publik adalah aksi oknum polisi yang menggunakan motor gede (moge) di malam hari.

"Oknum-oknum ini sering berburu pengendara, khususnya sepeda motor dan cenderung mencari-cari kesalahan pengendara, yang ujung-ujungnya melakukan pungutan liar," kata Neta, Kamis (27/10), di Jakarta.

Dijelaskan Neta, aksi oknum-oknum ini sangat disesalkan
Sebab, tegas dia,   polisi saat ini sudah mendapat remunerasi,  tapi aksi pungli masih terus terjadi dan dibiarkan makin menggila

BACA JUGA: KY Eksaminasi Vonis Bebas Walikota Bekasi Nonaktif

"Sebab itu IPW mengimbau para petinggi Polda Metro Jaya peduli dengan keluhan publik ini dan segera menertibkan ulah oknum-oknumnya," ungkap dia.

Menurut Neta, memang keberadaan polisi lalu lintas adalah sesuatu yang strategis di Polri
Sebab, jelas dia, polantas adalah etalasenya Polri

BACA JUGA: Ganjar: Pemerintah Jangan Ingkari Kesepakatan!

Jika etalasenya dibiarkan begitu buruk, citra Polri akan semakin terpuruk.
"Untuk itu Polri harus terus menerus merawat, menjaga, dan menata etalasenya ini dari ulah oknum-oknum yang kerap melakukan pungli," katanya lagi.

Selain itu, diingatkan Neta, lalu lintas jangan dijadikan ATM atau  mesin uang oleh oknum-oknum pejabat kepolisian"Sebab Inilah yang membuat oknum polisi lalulintas di lapangan berbuat hal yang melanggar hukum, melakukan pungli, dan tidak serius menangani kemacetan lalulintas di Jakarta," pungkasnya(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dianggap Populer, Mahfud MD Masih tak Berpikir akan Nyapres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler