Irjen Nana Mewanti-Wanti Ratusan Bintara Baru, Tolong Disimak

Kamis, 22 Desember 2022 – 00:23 WIB
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana menyematkan tanda pangkat brigadir ke perwakilan siswa SPN Batua Makassar, Rabu (21/12/2022). ANTARA/HO/Polda Sulsel.

jpnn.com, MAKASSAR - Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Nana Sudjana mengingatkan seluruh personel termasuk 498 siswa Bintara Polri yang baru dilantik agar memberikan pelayanan maksimal dan tidak menyakiti hati rakyat.

"Untuk semua anggota dan siswa baru yang telah menyelesaikan pendidikannya ini agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tidak menyakiti hati rakyat," ujarnya di SPN Batua Makassar, Rabu.

BACA JUGA: Bripka Wido Tusuk Aiptu Ruslan di SPN Polda Riau, Irjen M Iqbal Bentuk Timsus

Nana mengatakan dari 498 siswa sekolah bintara yang dinyatakan berhak menyandang pangkat brigadir polisi dua.

Sebanyak 296 orang di antaranya berasal dari pengiriman Sulawesi Selatan, sisanya 202 dari Sulawesi Barat.

BACA JUGA: Terima Gratifikasi dari Casis Bintara, Oknum Polisi ini Cuma Dijatuhi Sanksi Etik

Pada kesempatan itu, Kapolda Sulsel menuntut agar setiap anggota bertindak profesional dalam menjalankan tugasnya. Jika mereka tidak mampu menahan ujian di tengah masyarakat, hanya punya dua pilihan.

Dia menyebutkan dua pilihan para anggota polisi yang baru dikukuhkan ini yakni lanjut atau berhenti di tengah jalan karena segala sesuatunya punya pilihan.

BACA JUGA: Briptu D, Calo Casis Bintara Polri Dituntut Dipecat Tidak Hormat

"Tidak ada yang membuat mereka dimanjakan dan diberikan perhatian yang lebih. Pada prinsipnya, jika akibat karena kelalaian apalagi dengan kesengajaan, maka itu akan menjadi tanggung jawab masing-masing," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel juga mewanti-wanti para bintara baru agar menghindari kasus yang berkaitan dengan masalah moral, gaya hidup yang hedonis dan etika perilaku yang menyakiti hati rakyat.

Arahan yang disampaikannya dalam rangka mengembalikan dan meningkatkan kepercayaan publik, Polri menerapkan strategi Quick Wins Presisi, yang mana Polri harus terus berbenah, SDM-nya harus berkualitas, kinerja harus sesuai harapan rakyat.

"Jika tidak, public trust akan menurun, tergerus, rakyat tidak percaya lagi pada polisinya, terjadi fenomena civil obedience, rakyat tidak patuh dan melawan kepada polisi," ucapnya. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Info Baru dari Irjen Dedi soal Iptu Umbaran, Intel Polisi Berkedok Wartawan TVRI


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler