Irjen Paulus Waterpauw Batal Maju di Pilkada 2018

Rabu, 03 Januari 2018 – 13:23 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho (kanan) dan Kapolda Sumatera Utara Paulus Waterpauw (kiri) saat menerima penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah pejabat Polri dan TNI dikabarkan siap untuk bertarung di Pilkada 2018. Bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah terang-terangan menyatakan maju.

Salah satunya yang sempat ingin maju adalah Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpauw.

BACA JUGA: Empat Jenderal Ikut Pilkada, Ada Fenomena Apa?

Namun, kini mantan Kapolda Papua itu telah membatalkan niatnya untuk berpolitik.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, informasi kemunduran itu telah beredar di internal kepolisian.

BACA JUGA: Stafsus Presiden Usulkan Pilkada di Papua Lewat DPRD Saja

“Kapolda Sumatera Utara Paulus Waterpauw enggak jadi," kata dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/1).

Menurut dia, keputusan Paulus batal ikut Pilkada di Papua karena masih ingin mengabdi sebagai prajurit di Korps Bhayangkara.

BACA JUGA: PKB Awali Penjaringan Calon untuk Pilkada 2018 dari Papua

"Mungkin sudah enak jadi Kapolda,” tambah dia.

Ketika ditanya apa masih ada pejabat polisi lainnya yang batal maju di Pilkada, Setyo mengaku belum mendapatkannya. “Belum ya baru itu,” imbuhnya.

Jenderal bintang dua ini kemudian mengimbau kepada anggota Polri yang masih akan tetap maju dalam Pilkada untuk segera mengundurkan diri dari. Hal itu agar tetap menjaga kenetralan Polri. (mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sinyal sang Jenderal Bakal Melepas Statusnya sebagai Polisi


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler