ISST UT Angkat Isu Sustainable, Bagaimana Tren Kemasan Makanan Cerdas Berkelanjutan?

Kamis, 19 Oktober 2023 – 13:33 WIB
Dekan FST UT Dr. Subekti Nurmawati, M.Si (kedua dari kiri) diapit Wakil Rektor Bidang Akademik. Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. dan Ketua ISST Dr. Ernik Yuliana, S.Si., M.T. Foto Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan The 3rd International Seminar of Science and Technology (ISST) pada 19 Oktober 2023. 

Wakil Rektor Bidang Akademik. Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. menyampaikan seminar internasional ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian acara Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-39.

BACA JUGA: 4 Prodi UT Jalani Online Visitasi Akreditasi Internasional, Rekrut Mahasiswa Asing, Bidik 3 Benua

ISST merupakan agenda rutin FST setiap tahunnya yang merupakan wadah bagi civitas akademik untuk mendiseminasikan produk akademik.

"Ini ISST yang ketiga kalinya digelar, di mana kami concern sesuai dengan program studi, yakni matematika, statistika, biologi, agribisnis, perencanaan wilayah kota, sistem informasi dan teknologi pangan," terang Dekan FST Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., di sela-sela ISST UT, Kamis (19/10).

BACA JUGA: Universitas Terbuka Makin Diminati Fresh Graduate Lulusan SMA, Ini Faktanya

Seminar internasional ini, lanjutnya, juga untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, karena melibatkan perwakilan semua program studi.

Dia mengaku gembira karena dari sisi perkembangan mahasiswa di tahun ini berkembang pesat.

BACA JUGA: ICoMUS 2023, Hadir di Universitas Terbuka, Profesor dari USA Bicara Kekuatan Multidisiplin 

Jika sebelumnya ada 24 ribuan kini sudah sekitar 32 ribu.

"Alhamdulillah masyarakat makin mengenal FST. Juga mengetahui bagaimana kualitas pengajaran di FST," ujarnya.

Dr. Subekti Nurmawati mengungkapkan tahun ini, ISST mengambil tema Trends in Science and Technology for Sustainable Living.

Tema ini karena melihat perubahan iklim bukan hanya di Indonesia, tetapi sudah dunia.

Jadi, bagaimana menyikapi hal tersebut, FST mendorong para mahasiswa dan dosen melakukan riset, program ataupun action untuk mengatasi itu semua. 

Ketua ISST Dr. Ernik Yuliana, S.Si., M.T. menambahkan seminar ini tujuannya menyiapkan wajah bagi dosen FST dan dosen UT umumnya, untuk sharing knowledge hasil penelitian.

Ini ajang publikasi, karena artikel-artikel  yang masuk dan dipresentasikan akan dipublikasikan di-prosiding di jurnal E3S - Environment, Energy and Engineering Strategies for Sustainability (E3S).

"Yang enggak masuk akan dipublikasikan di SST. Jadi, ini ajang bagi dosen dan mahasiswa ya," terangnya.

Seminar ini menampilkan pembicara dari berbagai institusi pendidikan kelas dunia yang hadir langsung di UTCC, seperti Prof. Panuwat Suppakul dari Kasetsart University, Thailand, yang membahas tentang tren kemasan makanan cerdas untuk kehidupan berkelanjutan.

Disebutkan bahwa tren kemasan mengarah pada bahan alam yang tidak merusak lingkungan.

Kemasan plastik mulai ditinggalkan dan menggunakan sumber daya lokal.

"Kemasan itu sangat penting. Makanan sederhana, tetapi jika dikemas apik, maka nilai ekonominya tinggi," kata Dr. Subekti Nurmawati.

Dia mencontohkan, tiwul di Gunung Kidul kalau dijual di pasar dengan kondisi seperti itu tidak menarik.

Namun, jika dikemas bagus lebih prestise dan ramah lingkungan. 

Jadi, lanjutnya, tren kemasan cerdas itu lebih ramah lingkungan bukan lagi plastik.

Bahannya bisa dari singkong atau daur ulang kayu, kulit jeruk.

Seminar ini mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia H. Sandiaga Salahuddin Uno dan Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si.

Seminar ini dibuka oleh Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojat, Ph.D, yang pada sambutannya menyampaikan apresiasi kepada FST atas terselenggaranya ISST.

Pada seminar ini, ISST juga meluncurkan sebuah buku dengan judul “Trends in Science and Technology for Sustainable Living” yang merupakan hasil karya dosen-dosen di FST UT. Buku ini terdiri atas 20 judul artikel dengan mengusung berbagai topik sesuai bidang ilmu di FST UT. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lomba Esai Universitas Terbuka Bejibun Hadiah & Beasiswa


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler