Jadi Penguji Mahasiswa Program Doktor Pariwisata, Fadel Muhammad Bilang Begini

Selasa, 16 Mei 2023 – 19:15 WIB
Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menjadi penguji mahasiswa Program Doktor (S3) Pariwisata, Ramang Husin Demolingo, di Kampus Unversitas Udayana. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, BALI - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menjadi penguji mahasiswa Program Doktor (S3) Pariwisata, Ramang Husin Demolingo, di Kampus Unversitas Udayana, Denpasar, Bali, Senin (15/5).

Dia menilai penelitian yang dilakukan untuk disertasi ini tentang Taman Laut Olele, Gorontalo, cukup komprehensif.

BACA JUGA: DPD Tempuh Banding, Pengacaranya Tegaskan Penarikan Fadel Dilindungi UU MD3

Fadel Muhammad menguji disertasi dengan judul "Pengembangan Geowisata Berbasis Integrated Coastal Management di Kawasan Taman Laut Olele Kabupaten Bone Bolango-Gorontalo," yang dilakukan Ramang Husin Demolingo.

Fadel menyebutkan pernah meminta Rokhmin Dahuri bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menyusun Integrated Coastal Management untuk Taman Laut Olele.

BACA JUGA: Putusan PTUN Jakarta Soal Gugatan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad Sudah Tepat

"Mereka lama berada di sana. Saya akhirnya bisa membawa Taman Laut Olele ini ke tingkat nasional," ujarnya.

Fadel menambahkan saat menjadi Gubernur Gorontalo sudah menemukan potensi Taman Laut Olele. Kala itu, Taman Laut Olele sudah dinamakan sebagai Coadtal Park of Gorontalo.

BACA JUGA: Hormati Putusan PTUN, Pimpinan MPR Minta Fadel Muhammad Melakukan Ini

"Saya menamakannya Coastal Park of Gorontalo. Apa yang menjadi tujuan kami adalah menjadikan Taman Laut Olele sebagai geopark," kata Gubernur Gorontalo dua periode ini.

Fadel menyebut Taman Laut Olele sebagai The Hidden Paradise in Khatulistiwa.

"Ini karena keindahan Taman Laut Oelele merupakan taman laut terindah. Bahkan Taman Laut Olele lebih indah dari Bunaken dan Labuhan Bajo," kata Fadel yang menyukai _diving_ ini.

Para ahli biologi laut, lanjut Fadel, juga mengungkapkan tempat yang paling indah di bawah laut adalah dilewati garis khatulistiwa.

"Para ahli biologi laut mengatakan tampat di bawah laut yang paling indah adalah bila dilewati garis khatulistiwa. Ini juga ada di Brazil dan Peru," kata Wakil Ketua MPR dari Kelompok DPD ini.

Namun, setelah tidak lagi menjadi Gubernur Gorontalo, Fadel melihat pemerintah tidak terlalu aktif untuk memperbaiki sarana dan prasarana di Taman Laut Olele.

"Pada waktu saya menjadi gubernur, saya melarang mancing di sana. Taman Laut Olele menjadi area yang dilindungi," ujarnya.

Fadel mempertanyakan salah satu masalah di Taman Laut Olele, yaitu masalah limbah. "Apa yang bisa disarankan kepada pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan limbah ini," tanyanya.

Dalam disertasinya, Ramang mengemukakan kawasan Taman Laut Olele, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo merupakan objek daya tarik wisata yang potensial untuk dikembangkan dalam jangka pendek dan menengah.

Potensi keindahan bawah laut Olele berupa keindahan ekosistem terumbu karang, berbagai jenis ikan karang, sudah dikenal masyarakat dan wisatawan mancanegara.

"Potensi ini perlu mendapat perhatian khusus terutama karena karakteristiknya yang rentan terhadap kerusakan. Maka salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan," katanya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kabulkan Gugatan Fadel Muhammad, PTUN Jakarta Perintahkan DPD Cabut SK Penggantian


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler