Jadwal Padat, Obama Tak Sempat Kunjungi SD Besuki

Rabu, 03 November 2010 – 01:11 WIB

JAKARTA - Jadwal kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Jakarta cukup padatObama baru tiba di Jakarta pada Selasa (9/11) sore, dan meninggalkan Jakarta Rabu (10/11) siang

BACA JUGA: Dinihari, Lubang Besar Muncul di Perumahan

Sehingga, Obama tidak akan sempat mengunjungi bekas sekolahnya di SD Menteng 1, atau lebih dikenal sebagai SD Besuki.

"Tidak ada waktunya, karena datang sudah sore, dan (besok) siangnya sudah kembali lagi," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin (2/11).

Lawatan Obama ke Indonesia merupakan rangkaian kunjungan ke Asia
Sebelum ke Indonesia, Obama berkunjung selama tiga hari ke India

BACA JUGA: Amankan Obama, Densus 88 Dilibatkan

Setelah dari Jakarta, Obama akan menghadiri KTT G20 di Seoul, Korea Selatan, dan KTT APEC di Yokohama, Jepang
Obama mengajak Ibu Negara AS Michelle Obama

BACA JUGA: Akhirnya, Brazil Punya Presiden Perempuan

Kedua putrinya tidak turut sertaSebelumnya, Obama telah dua kali menunda rencana kunjungan ke Indonesia.

Djoko mengatakan, persiapan pengamanan terhadap presiden ke-44 AS tersebut sudah dilakukan sejak rencana kunjungan Maret dan Juli lalu"Sekarang tinggal pengulangan sajaDi-review kembali," kata Djoko.

Dia mengatakan, agenda Obama yang sudah pasti adalah kunjungan kenegaraan, pertemuan bilateral, dan jamuan makan malam di IstanaAgenda lain adalah pidato publik di Universitas Indonesia?Rencananya seperti itu sampai sekarang,? kata mantan Panglima TNI ituObama juga masih dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal.

Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan, pidato Obama akan dilakukan di dalam ruangan"Kalau di dalam ruangan lebih baik ya dan lebih terkontrol dalam pengelolaanyaTapi masih akan dikelola lebih lanjut," kata Faizasyah.
     
Faizasyah menambahkan, Obama akan menegaskan kembali kemitraan komprehensif dengan Indonesia"Kita tidak bisa pungkiri bahwa Indonesia dari sisi AS memiliki nilai tambah, bahwa kita sebagai negara memiliki penduduk mayoritas Islam dan peranan kita di kawasan memang cukup menonjol," kata dia(sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bom Bunuh Diri Lukai 22 Warga Turki


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler