Jangan Terima Bantuan Ambil Uang di ATM!

Sabtu, 15 April 2017 – 08:18 WIB
Ilustrasi antre di ATM. Foto: dok.JPNN

jpnn.com, SITUBONDO - Polisi masih mengembangkan penyelidikan kasus pembobolan mesin ATM di Desa Wringin Anom, Situbondo, Jatim.

Aksi yang dilakukan Rabu malam (12/4) itu menimbulkan kerugian sekitar Rp 3 juta.

BACA JUGA: Pembobol Mesin ATM Ini Akhirnya Berhasil Dibekuk Polisi

Kasubbaghumas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo menyatakan, nominal tersebut sangat mungkin berubah.

Sebab, polisi masih menunggu laporan dari korban yang lain. ''Belum bisa disimpulkan. Perkembangan dari hari ke hari bisa berubah," ucapnya.

BACA JUGA: Simak! Begini Modus Pembobol Uang di ATM

Dia berharap para korban menyampaikan laporan dalam waktu dekat.

''Jadi, kami bisa memberikan kesimpulan tentang kerugian dan tindak pidana yang akan dijerat pelaku," katanya.

BACA JUGA: Ngaku Petugas Bank, Dua Pemuda Ini Bobol ATM Nasabah

Menurut Nanang, sangat mungkin pelaku tak hanya dijerat tindak pidana pencurian.

Sebab, dalam menjalankan aksinya, para pelaku merusak mesin ATM.

''Sudah ada pihak bank yang melaporkan perusakan itu," ujarnya.

Yang pasti, polisi akan terus mengembangkan fakta. Termasuk menyelidiki apakah ada TKP kejahatan di luar Situbondo.
''Tidak tertutup kemungkinan para pelaku menjadi tersangka di daerah lain," tuturnya.

Setelah laporan lengkap, polisi akan langsung memprosesnya ke tahap penetapan sebagai tersangka hingga berlanjut dengan penyidikan.

''Sekali lagi, kami belum bisa memberikan kesimpulan," kata Nanang.

Para pelaku tepergok saat beraksi di salah satu ATM di Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Rabu lalu.

Saat ini empat orang tersebut diamankan di Polres Situbondo.

Masing-masing berinisial HS, S, dan MP, dan AD. Mereka diketahui berasal dari Lampung.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil Toyota Avanza bernopol B 1933 TIT.

Komplotan pembobol ATM tersebut menyasar sejumlah mesin ATM Bank Mandiri di minimarket tepi jalan raya pantura Situbondo. Sudah ada empat ATM yang dibobol.

Modus yang digunakan, para pelaku menjalankan aksi dengan menaruh tusuk gigi yang dipotong setengah.

Kemudian, di sebuah lubang ATM tersebut diberi warna hitam.

Karena rentetan aksi itu, nasabah yang hendak melakukan transaksi selalu gagal lantaran kartu ATM tidak bisa masuk.

Pelaku datang dan menawarkan bantuan. Saat bersamaan, pelaku diam-diam menukar kartu ATM nasabah dengan kartu lain sambil mena­nyakan PIN milik calon korban. (bib/c18/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ganjal ATM Pakai Korek, Raup Rp 40 Juta Sekali Beraksi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler