Jangan Terseret Narasi Barat Sikapi Kehadiran Rusia di KTT G20

Kamis, 24 Maret 2022 – 21:56 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Laksono. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang sedianya dilaksanakan di Bali membahas tentang pertumbuhan dan kerja sama ekonomi negara di dunia.

"Jadi, negara-negara dengan perekonomian termaju ini bersama untuk berpikir secara global," kata legislator Fraksi Partai Golkar itu melalui layanan pesan, Kamis (24/3).

BACA JUGA: Hadirkah Presiden Putin pada KTT G20 di Bali? Gus Muhaimin Bocorkan Informasinya

Dave menyadari rencana kegiatan yang dilaksanakan pada Oktober 2022 itu berembus pada saat pecah konflik Rusia dengan Ukraina.

Dia tentu tidak menginginkan pertempuran di antara dua negara terus berlanjut.

BACA JUGA: Menentukan Kehadiran Rusia di KTT G20 tak Bisa Diputuskan Sepihak

Namun, kata Dave, dunia bisa bijak menyikapi konflik bersenjata dua negara. Utamanya, tidak terbawa dengan narasi negara Barat menyikapi konflik antara Ukraina dan Rusia.

"Jangan sampai terbawa dengan rencana atau genderang dari negara barat," ungkapnya.

BACA JUGA: Irine Yusiana Minta TIK Dimanfaatkan untuk Atasi Kesenjangan Pendidikan

Dave pun tidak setuju apabila Rusia tidak diundang dalam KTT G20 seperti dorongan yang diungkapkan negara di Eropa Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebaiknya tetap diundang. Selain bisa berbicara tentang ekonomi, Putin dapat menggunakan KTT G20 menjelaskan tentang konflik negaranya dengan Ukraina.

"Jadi, harus bisa memanfaatkan momentum yang ada, bukan justru merusak hubungan baik dengan negara-negara di Eropa timur, khususnya Rusia," beber Dave. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putu Rudana Tunjukkan Potensi Bali kepada Delegasi Parlemen Dunia


Redaktur : Friederich
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler