Jembatan Trans Wamena-Elelim Putus

Satu Warga Hanyut

Senin, 01 November 2010 – 08:28 WIB

YALIMO--Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari belakangan ini, membuat salah satu jembatan trans Wamena-Elelim Kabupaten Yalimo yang berada di sekitar km 114 putus totalPutusnya jembatan sangat berbahaya bagi masyarakat, pasalnya jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalan yang dilalui dari Wamena ke Elelim.

Sem Kepno yang merupakan Ketua Komite KNPI Kabupaten Yalimo mengungkapkan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi putusnya jembatan di Kali Landik, pasalnya selain menghambat aktivitas masyarakat , juga telah menelan korban jiwa.

"Sudah beberapa hari lalu jembatan terputus, dari keterangan masyarakat, ada 1 warga yang hendak menyeberang hanyut dan sampai sekarang mayatnya belum ditemukan," kata Sem Kepno kepada Cenderawasih Pos (grup JPP) di Wamena kemarin.

Untuk menyeberang kata Sem Kepno, masyarakat setempat membuat jembatan darurat yang terbuat dari pohon kayu

BACA JUGA: Diprediksi Turun Hingga 30 Persen

"Saya baru tiba dari Elelim dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda
Untuk tiba di Elelim harus menyeberang melewati jembatan kayu yang dibuat masyarakat," imbuhnya.

Oleh karena itu kata Sem Kepno, pihaknya berhadap kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Pemkab Yalimo segera turun ke lapangan dan meninjau langsung

BACA JUGA: Diare Mulai Serang Pengungsi

"Kalau ini dibiarkan, sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat, karena airnya sangat deras dan dalam
Untuk itu kami sangat mengharapkan pemerintah memberikan solusi yaitu dengan membuat jembatan gantung, sehingga aktifitas tetap berjalan,"tandasnya.

Kepada para pengusaha dan supir kata Sepno, dihimbau sementara untuk tidak melayani rute Wamena-Elelim, karena sangat berbahaya

BACA JUGA: Turis Asing Ikut Nyumbang

"Memang di sana masyarakat siap membantu menyeberang, tetapi ini sangat berbahaya karena airnya sangat deras dan dalam, jangan sampai korban bertambah,"imbuhnya.(lmn/nan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Juta Meter Kubik Material Luruh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler