Jenderal Andika Beber Data tentang Prajurit TNI AD Korban Covid-19

Senin, 24 Agustus 2020 – 16:34 WIB
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto: Dok.ANTARA/ HO

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan bahwa 21 anak buahnya  meninggal dunia setelah terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sementara itu, sebanyak 900 orang lainnya yang terdiri dari prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan TNI AD dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Terbanyak di DKI, Jenderal Andika & Komjen Gatot Temui Anies Baswedan

"Sampai dengan saat ini Angkatan Darat sudah 21 prajurit, PNS yang meninggal karena Covid-19. Kemudian hari ini, kami ada 900 personel tersebar di seluruh Indonesia, PNS dan prajurit itu yang juga positif," kata Andika saat menyampaikan kata sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-42 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Senin (24/8).

Menurut Andika, temuan itu seharusnya membuat semua pihak menaruh perhatian lebih. Misalnya, dengan memperbanyak ketersediaan laboratorium untuk tes polymerase chain reaction (PCR).

BACA JUGA: Jenderal Andika Ucap Hamdalah untuk Progres Kasus COVID-19 di Secapa AD

"Nah, masalahnya adalah kemampuan untuk identifikasi melalui PCR test ini yang jauh dari sempurna," ungkap dia.

Andika lantas mencontohkan TNI AD yang memiliki 68 rumah sakit di berbagai provinsi. Dari jumlah itu, hanya enam RS yang memiliki laboratorium PCR.

BACA JUGA: Good News dari Jenderal Andika: Obat COVID-19 Racikan UNAIR Kelar, Tunggu Izin Edar

"Itu kami baru punya enam lab PCR, padahal seluruh rumah sakit kami 68 di seluruh Indonesia itu," bebernya.(ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler