Jenderal Andika Pastikan Kawal Tuntas Kasus Mutilasi di Papua, Jangan Macam-macam

Senin, 05 September 2022 – 21:02 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan mengawal penuntasan kasus pembunuhan yang dilakukan 6 prajurit TNI terhadap warga di Papua. Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan bakal mengawal kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan enam prajurit terhadap warga di Papua pada Senin (22/8) lalu.

"Jangankan yang mutilasi, kasus-kasus yang sudah terjadi dua tahun lalu juga masih kami kawal sekarang," kata Andika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

BACA JUGA: Istri RH Buka Suara, Ungkap Motif Suami Tembak Aipda Karnain, Tetangga Korban Ungkap Fakta Ini

Eks Kepala Staf TNI AD (KSAD) itu mengaku peduli dengan penuntasan hukum yang diketahui prajurit TNI menjadi tersangka, seperti kasus pembunuhan disertai mutilasi di Papua.

Andika tidak menginginkan penuntasan hukum malah menciderai keadilan bagi korban dan keluarga mereka.

BACA JUGA: Kasus Mutilasi Warga Papua Sadis, Bagaimana Andika, Dudung, dan Prabowo Membina Prajurit TNI?

"Jadi, itu sudah jelas, apalagi ini yang terbaru, yang dua tahun lalu, masih saya kawal dan itu tidak mudah," kata menantu eks KaBIN AM Hendropriyono itu.

Andika merasa perlu mencegah intervensi sehingga eks Danpaspampres itu mengawal pengusutan kasus yang melibatkan prajurit TNI sampai selesai.

BACA JUGA: Pengakuan Terbaru Istri Polisi yang Digerebek di Hotel Bintang 5, Sungguh Tak Disangka

Dia mengatakan tidak tertutup kemungkinan ada intervensi di dalam penuntasan kasus yang melibatkan TNI, seperti perkara pembunuhan disertai mutilasi di Papua.

"Saya akan kawal, karena intervensi itu bisa saja di level mana saja, bisa di penyidiknya, dalam hal ini polisi, bisa di auditornya atau penuntutnya. Bisa jadi di pengadilan. Jelas saya akan kawal terus," kata Andika.

Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) Letjen Chandra W Sukotjo menyebut enam prajurit TNI menjadi tersangka pembunuhan dan mutilasi warga di Papua.

Dia mengatakan para tersangka saat ini menjalani penahanan di Pomdam XVII/Cenderawasih.

"Ditahan di tahanan Pomdam Cenderawasih," kata Chandra melalui layanan pesan, Senin (29/8).

BACA JUGA: Polisi Tembak Polisi Kembali Terjadi, Aipda Karnain Tewas di Depan Anak dan Istri, Ngeri

Dua dari enam tersangka berstatus perwira yakni Mayor Inf HF dan Kapten Inf DK. Sementara itu, empat tersangka lain yakni Praka PR, Pratu RAS, Pratu RPC, dan Pratu R. (ast/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler